http://mediamanado.com/wp-content/uploads/2014/05/iklan10a1.jpg

Agrowisata prioritas Pemkab Mitra Rencana Jalin Kerja Sama dengan Pemkab Tabanan-Bali

 

IMG-20190807-WA0001

MITRA, mediamanado.com – Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) di bawah kepemimpinan Bupati James Sumendap menyeriusi urusan pengembangan agrowisata bagi daerahnya. Hal ini ditunjukkan dengan kunjungan langsung ke Kabupaten Tabanan Provinsi Bali, yang terkenal punya objek wisata terbaik dan populer di Tanah air bahkan sampai ke luar negeri. Sebut saja spot wajib dikunjungi di Bali diantaranya Tanah Lot dan Pura Ulun Danu Bratan yang keindahannya sampai masuk di gambar uang kertas Rp 50 ribu. Topografi Kabupaten Tabanan yang memiliki daerah pegunungan dan pantai dinilai serupa dengan Kabupaten Minahasa Tenggara.

Bupati Mitra James Sumendap mengatakan pihaknya akan menjalin kerja sama dengan Pemkab Tabanan, perihal pengembangan sektor pariwisata. “Agrowisata mampu dikelola dengan baik di Kabupaten Tabanan. Kami dari Minahasa Tenggara berencana akan mengembangkan sektor ini dengan bekerja sama dengan Pemkab Tabanan,” ujarnya saat bertemu dengan Bupati Tabanan Eka Wiraystuti, Selasa (6/8).

Bupati James mengaku sangat tertarik dengan inovasi yang dilakukan Pemkab Tabanan dalam pengembangan pariwisata yang menonjolkan sektor pertaniannya. Apalagi 28 persen luas lahan Tabanan adalah sawah sehingga terkenal sebagai daerah pertanian atau lumbung beras, menjadi daerah yang cocok ditiru dalam pengembangan agrowisata di Minahasa Tenggara.”Kami sangat tertarik. Apalagi agrowisata ini sampai diakui Barack Obama (Presiden ke-44 Amerika). Ini sangat baik tentunya jika kami juga mengembangkannya di Minahasa Tenggara. Tabanan sangat tepat untuk dijadikan daerah belajar, karena kedua daerah ini memiliki kesamaan,” ungkapnya.

Ia juga memastikan akan mengembangkan sektor agrowisata di Mitra dengan memanfaatkan potensi pertanian Mitra, seperti budidaya perkebunan buah Salak yang menjadi salah satu ikon Mitra. “Karena daerah kami juga sebagian besarnya pertanian, maka kami juga akan mengembangkan agrowisata,” tukasnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Tabanan Eka Wiraystuti menyatakan pihaknya siap untuk menjalin kerja sama dengan Pemkab Mitra dalam pengembangan agrowisata itu. “Kami siap untuk bekerja sama dalam pengembangan agrowisata, dengan berbagi inovasi yang kami kembangkan di Tabanan,”ujarnya.

Ekapun berjanji akan mengunjungi Mitra untuk melihat secara langsung pengembangan agrowisata di Tanah Patokan Esa itu. “Karena daerah kita memiliki kesamaan. Kami tentunya akan siap membantu. Sehingga apa yang kami laksanakan di Tabanan bisa juga diterapkan di Minahasa Tenggara,” tandasnya.

IMG-20190807-WA0000

Sementara, Ketua Angkatan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat IV (Diklat PIM IV) angkatan ke-lima, Enrico Sarilim mengatakan, pelaksanaan ‘benchmarking’ di Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali bertujuan menggali inovasi bagi pembangunan di Mitra khususnya keunggulan sektor pertanian.

“Tujuan kami melakukan benchmarking di Tabanan karena mereka mempunyai beberapa inovasi dalam kegiatan pembangunan daerah. “Selain itu secara geografis dan topografi Tabanan dan Mitra memiliki kesamaan. Dan Pemkab-nya mampu berinovasi seperti memanfaatkan keunggulan di sektor pertanian,” ujarnya.

Lebih lanjut kata Enrico, hal yang menjadi inovasi di Tabanan dapat diadopsi dan diterapkan di Mitra untuk memanfaatkan sektor pertanian. “Teman-teman yang mengikuti PIM IV sangat termotivasi dengan hasil yang mereka peroleh di Tabanan. Apalagi kami secara langsung didampingi Bupati James Sumendap,” tandas pria yang murah senyum ini.

Peserta PIM IV angkatan Ke-lima ini turutn didampingi Kepala BKPSDM Mitra Marie Makalow. (Baim)

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*