http://mediamanado.com/wp-content/uploads/2014/05/iklan10a1.jpg

Ajak Mahasiswa Papua Kembali, Wagub Kandouw : Jadikan Sulut Kampung Halaman Sendiri

Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wagub Drs Steven OE Kandouw (ODSK).

Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wagub Drs Steven OE Kandouw (ODSK).

MANADO, MediaManado.com – Peristiwa kerusuhan di Papua yang terjadi beberapa waktu silam akibat dipicu ujaran diskriminatif, ikut berdampak terganggunya stabilitas keamanan di bumi Cendrawasi.

Setidaknya, akibat peristiwa itu membuat terjadinya evakuasi besar – besaran baik dari para mahasiswa yang sedang menimba ilmu di sejumlah kota di Indonesia untuk kembali ke Papua, maupun warga pendatang di Papua untuk kembali ke daerah asal mereka.

Peristiwa itupun ikut berdampak bagi para mahasiswa asal Papua yang menimba ilmu di sejumlah Perguruan Tinggi di Sulut, pun sebaliknya terjadi pula eksodus dari warga asal Sulawesi Utara di Papua untuk pulang ke kampung halaman, akibat terdampak peristiwa rusuh yang terjadi di Papua, khususnya di Wamena Kabupaten Jayawijaya.

Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs Steven OE Kandouw kepada sejumlah media di Kantor Gubernur, Selasa (08/10/2019) siang mengajak seluruh mahasiswa asal Papua yang sempat kembali ke Papua, agar kembali lagi ke Sulut guna melanjutkan pendidikan di sejumlah perguruan tinggi dimana para mahasiswa papua menimba ilmu.

“Para adik-adik mahasiswa asal Papua, kami minta untuk kembali lagi ke Sulut, karena daerah Sulut hingga kini tetap aman. Kita semua satu keluarga, karena Kita semua ciptaan Tuhan. Jadi silahkan kembali melanjutkan studi di Sulut,” ajak Wagub Kandouw.

“Tidak ada dendam di antara kita. Jangan ragu untuk tinggal di daerah ini, dan jadikanlah Sulut sebagai kampung halaman sendiri,” sambung Wagub Kandouw.

Wagub Kandouw pun menambahkan bahwa para pengungsi warga Kawanua yang terdampak peristiwa kerusuhan di Wamena Kabupaten Jayawijaya Papua, menurut laporan Tim Kemanusiaan ODSK yang dikirim Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wagub Drs Steven OE Kandouw bahwa kondisi warga Kawanua baik yang berada di Sentani Kabupaten Jayapura, yang dievakuasi dari Wamena maupun yang saat ini masih berada di Wamena sendiri, semuanya dalam keadaan sehat walafiat dan tentram.

“Kondisi saat ini di Wamena sudah kembali normal, puji Tuhan warga asal Sulut di daerah itu sehat dan tentram. Apalagi Pemerintah daerah setempat telah menjamin bahwa kondisi saat ini sudah aman. Jadi tidak ada lagi masalah, karena aktivitas di Wamena kembali berjalan normal,” ungkap Wagub Kandouw yang mendapat laporan dari Tim Kemanusiaan ODSK yang berkunjung ke Papua.

Tim Kemanusiaan ODSK terdiri atas
Kaban Kesbangpol Drs Mecky Onibala MSi, Kaban Penanggulangan Bencana Daerah Joy Oroh, dan Karo Pemerintahan Setda Pemprov Sulut Dr Jemmy Kumendong MSi dan pejabat dari Dinas Sosial Provinsi Sulut.

Menurut Wagub Kandouw Tim ODSK yang berangkat ke Papua ikut membawa sejumlah bantuan logistik yang menjadi kebutuhan warga pengungsi asal Sulut baik yang berada di tempat pengungsian Sentani maupun di Wamena.

Akan tetapi, kata Wagub Kandouw warga pengungsi asal Sulut yang tidak mau kembali ke Wamena akibat traumatis pada peristiwa itu, akan difasilitasi Pemprov Sulut bekerjasama dengan TNI AU, untuk bisa kembali ke kampung halaman masing-masing dengan penerbangan gratis.

“Hari Kamis nanti, ada 167 warga asal Sulut akan pulang ke Manado dengan fasilitas yang diberikan TNI lewat penerbangan gratis pesawat Hercules,” ujar Wagub Kandouw. (Ferry)

About Ferry Assa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*