http://mediamanado.com/wp-content/uploads/2014/05/iklan10a1.jpg
Breaking News

Akibat Banjir Bandang Akses Jalan Trans Ratahan-Langowan Putus, Rumah Hanyut dan Satu Warga Hilang

IMG_20210921_001402

Mitra, MediaManado.com – Hujan yang mengguyur wilayah Minahasa Tenggara (Mitra) akhir-akhir ini mengakibatkan banjir bandang, beberapa rumah warga diwilayah terendam banjir dan akses jalan trans Ratahan-Langowan PutusĀ  tertimbun material batu dan kayu serta satu warga diduga hilang terbawa arus, Senin (20/9/2021)

Bupati James sumendap yang tiba dilokasi kejadian kepada sejumlah wartawan mengatakan, saat ini ada satu warga yang diduga belum terkonfirmasi akibat banjir bandang yang datang dari hutan manimporok, akibat pemalakan liar

“Prioritas kita kali ini kusus penanggulanan bencana, membuka akses jalan dan mencari korban yang diduga hilang, dengan menggerakkan seluruh kekuatan yang ada,” ucap Sumendap.

Sumendap juga menyampaikan telah berkoordinasi dengan pihak pemprov Sulut dan melaporkan kondisi yang terjadi saat ini di kabupaten Mitra.

IMG_20210921_001419

” Himbauan kepada seluruh warga yang ada dilokasi rawan bencana seperti dipinggir sungai dan gunung, agar waspada karena hujan yang ada tentu tanah jadi labil dan beresiko, antisipasi untuk menghindar dulu, ” pungkas Sumendap.

Selain itu, akibat banjir bandang tersebut selain sejumlah rumah yang terendam banjir dan beberapa rumah hanyut serta dugaan satu warga hilang.

Kepada awak media Yasid Arofah 36, warga nataan lingkunan 4 yang juga merupakan salah satu korban karena tempat usaha (bengkel) lenyap terbawa arus banjir bandang mengatakan, kejadian banjir tersebut terjadi begitu cepat sehingga membuat panik dan banyak barang yang tidak bisa diselamatkan.

” Kejadian begitu cepat sehingga tidak bisa menyelamatkan barang-barang yang ada, sejauh ini kerugian ditafsirkan berkisar 100 jutaan, biasanya pekerja yang datang kerja 4 orang namun kali ini hanya satu orang yang masuk kerja,” ungkapnya Yasid.

Bahkan menurutnya, kejadian yang begitu cepat jangankan barang-barang, identitas pekerja yang masuk kerja saat itu tidak bisa diselamatkan hilang terbawa arus.
IMG_20210921_001350Selain itu Yasid juga merupakan saksi saat Welly ngange (65 tahun) dikabarkan hilang terbawa arus, karena tempat tinggal korban dan bengkel miliknya berdekatan.

” Saat sampai dilokasi bengkel sempat terdengarlah gemuruh air dan bebatuan yang datang, awalnya airnya kecil bekisar 10 menit kemudian airnya yang datang sudah besar,” tuturnya

Ia menambahkan, saat kejadian ia dan korban berada dilokasi, bahkan ia sempat melihat korban bersama istrinya berada di sabuah tempat tinggal mereka.

” Saya sempat melihat korban masih dalam sabuah saat air mulai membesar saya sempat berteriak ” Om Welly so besar tu air ” sesaat kemudian saya lihat itu sabuah so tidak ada air so bawah, istrinya masih sempat lari namun korban sepertinya terbawa arus,” terang Yasid Arofah.

(Alfian)

About Alfian Soriton

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*