http://mediamanado.com/wp-content/uploads/2014/05/iklan10a1.jpg

Bastari: Progress Capai 75 Persen, Pembangunan Bendungan Kuwil Ditarget Selesai 2021

poster_2020-08-13-070448_640x359

MINUT, MediaManado.com – Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) 1, Ir Bastari M.Eng mengatakan pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan ditargetkan selesai pada tahun 2021.

“Pembangunan proyek Bendungan Kuwil Kawangkoan dilakukan sejak tahun 2016. Kami targetkan, pada tahun 2021 nanti, pembangunannya sudah selesai,” kata Kepala BWSS 1, Bastari saat kegiatan kunjungan kerja Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE dalam rangka peletakan batu pertama penataan kawasan wisata budaya Waruga di area Bendungan Kuwil Kawangkoan, Kamis (13/08/2020).

Ia optimis karena tahap pengerjaan Bendungan Kuwil Kawangkoan saat ini sudah mencapai 75 persen.

Dihadapan Gubernur Olly, Kepala BWSS 1 melaporkan manfaat besar Bendungan Kuwil Kawangkoan dan progress pengerjaannya.

Gubernur Olly Dondokambey SE saat berada di Area Pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan didampingi Kepala BWSS I, Ir Bastari M.Eng, Kamis (13/08/2020)

Gubernur Olly Dondokambey SE saat berada di Area Pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan didampingi Kepala BWSS I, Ir Bastari M.Eng, (samping kiri Gubernur), Kamis (13/08/2020)

Ia menyampaikan bahwa Bendungan Kuwil Kawangkoan yang terletak melintang di sungai Tondano di hilir PLTA Tanggari II, tepatnya di Desa Kuwil Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara memiliki manfaat besar.

“Sehingga tujuan utama dibangunnya Bendungan Kuwil Kawangkoan yakni dapat mengendalikan banjir Kota Manado dan sekitarnya, untuk debit banjir Q⁴⁰th=470 m³/detik. Selain itu, dapat menyediakan air baku untuk Kota Manado, Kecamatan Kalawat, Kota Bitung dan KEK Bitung, sebesar 4,5m³/detik, juga menghasilkan PLTM dengan kapasitas 2 x 0,70 MW, serta bisa menjadi kawasan wisata,” terang Bastari.

Ia pula memaparkan bahwa progress per tanggal 8 Agustus 2020 untuk pengerjaan Paket I, sebesar 64,881%, dan Paket II 84,495% dengan dana yang bersumber dari APBN tahun 2016-2020.

Dari data yang diperoleh MediaManado.com, bahwa pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan dikerjakan perusahaan konstruksi seperti PT Wijaya Karya (Wika)-Daya Mulya Turangga (DMT), KSO, PT Nindya Karya (Persero) Tbk.

Kepala BWSS I, Ir Bastari M.Eng saat berbincang ringan dengan Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE

Kepala BWSS I, Ir Bastari M.Eng saat berbincang ringan dengan Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE

 

Adapun nilai kontrak untuk pengerjaan Paket I (ADD.9) sebesar Rp 807.102.000.000,- (included PPN), dan nilai kontrak Paket II (ADD.8), Rp 660.622.000.000,- (included PPN).

Durasi waktu lama masa pelaksanaan 1606 hari kalender (8 Agustus 2016 s/d 31 Desember 2020. Sedangkan masa pemeliharaan selama 365 hari kalender. Pembangunan proyek inipun menggunakan supervisi konsultan dari PT Indra Karya (Persero) Wilayah II, PT Darma Dedana Cipta Consultant dan PT Maxitech Utama Indonesia.

Secara teknis, Bendungan Kuwil Kawangkoan ini menggunakan tipe random batu dengan inti. El puncak bendungan mencapai +106 meter, tinggi dari dasar galian 67 meter, lebar puncak 11 meter dengan kemiringan : 1 : 3 (u/s) dan 1 : 2,5 (d/s) dan volume timbunan mencapai 2.833.000 mmeter.

Untuk Waduk, pada daerah tangkapan 120,00 km, Debit rata-rata tahunan: 9,00 m/detik, El. MA Banjir PMFnya + 104,6 m, luas tampungan HWL 139 ha, dengan Kapasitas Tampungan total 23.37 x 10 meter.

Untuk Pengelak terdiri atas Tipe Pengelak Terowongan berdiameter 5,6 m, 2 Jalur, Debit banjir rencana(Q ) 429 m/ detik, baik Elevasi +56 (inlet), maupun +52 (outlet) dengan bentuk Tapal Kuda.

20200813_131337_640x372

Gubernur Olly Dondokambey SE saat memberikan keterangan kepada wartawan didampingi Kepala BWSS I, Ir Bastari M.Eng

Gubernur Olly Dondokambey SE saat memberikan keterangan kepada wartawan didampingi Kepala BWSS I, Ir Bastari M.Eng

Cofferdamnya bertipe random batu inti miring, dengan El. Puncak cofferdam +73m, Lebar Puncak 8 m, Kemiringan 1: 3 (u/s) dan 1 : 2,5 (d/s).

Pengerjaan pada Spillway yang terdiri atas
Area Apron sudah terealisasi 65 %, Area Mercu 95 %, Area Transisi 100 %, Area Peluncur 100%, Area Kolam Olak realisasi 93%.

Untuk Tower Intake; Trashrack sudah terealisasi 15%, dan Menara Intakenya terealisasi 100%.

Selain itu, Bendungan Kuwil Kawangkoan ini dikerjakan PT Wika-DMT,KSO (Paket I) meliputi Bendungan Utama, Perkerasan Puncak Bendungan, Terowongan Pengelak 2 (550 m) dan Gardu Pandang.

Sedangkan PT Nindya Karya mengerjakan Paket II yang meliputi Bangunan Pengambilan, Terowongan Pengelak dan Outlet 1 (520 m), Bangunan Fasilitas, Jembatan Spillway, Bangunan Pelimpah, Bangunan PL TMH, Jalan Inspeksi, Jalan Akses dan Lokasi Landscape Waruga. (Ferry)

About Ferry Assa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*