http://mediamanado.com/wp-content/uploads/2014/05/iklan10a1.jpg
Breaking News

BPJS Kesehatan Gelontorkan Rp11 Triliun untuk Bayar Rumah Sakit

Angka Pelealu, PPS KC Manado saat memberi keterangan kepada wartawan, Selasa (16/04/2019)

Angka Pelealu, PPS KC Manado saat memberi keterangan kepada wartawan, Selasa (16/04/2019)

 

MANADO, MediaManado.com – BPJS Kesehatan menggelontorkan dana sebesar Rp 11 triliun untuk membayar hutang klaim jatuh tempo BPJS Kesehatan kepada rumah sakit.

Di luar itu, BPJS Kesehatan juga melakukan pembayaran sebesar Rp 1,1 triliun dalam bentuk dana kapitasi kepada Fasilitas Kesehatan ngkat Pertama (FKTP).

“Sampai hari ini, tagihan klaim rumah sakit yang lolos veriflkasi dan sudah jatuh tempo, akan dibayar BPJS Kesehatan dengan mekanisme first in first out. Urutan pembayarannya disesuaikan dengan catatan kami. Rumah sakit yang Iebih dulu mengajukan berkas secara lengkap, tentu transaksi pembayaran klaimnya akan diproses terlebih dulu. Upaya menuntaskan pembayaran fasilitas kesehatan ini dapat terwujud karena ada dukungan penuh dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Kesehatan,” kata Pejabat pengganti sementara Kepala Cabang Manado BPJS Kesehatan Angla Pelealu saat konferensi pers serentak tentang pembayaran klaim fasilitas kesehatan yang digelar di Kantor BPJS Kesehatan Manado, Selasa (16/04/2019).

Angka Pelealu, PPS KC Manado dan Ivana Umboh, Kabid SDM, Umum dan Komunikasi saat Konferensi Pers di Kantor BPJS Kesehatan Manado, Selasa (16/04/2019)

Angka Pelealu, PPS KC Manado dan Ivana Umboh, Kabid SDM, Umum dan Komunikasi saat Konferensi Pers di Kantor BPJS Kesehatan Manado, Selasa (16/04/2019)

Menurut Angla, setiap tanggal 15 merupakan tanggal pembayaran kapitasi untuk FKTP. Oleh karena itu, ada kemungkinan pembayaran non kapitasi dan tagihan rumah sakit dibayarkan BPJS Kesehatan pada hari berikutnya. Hal ini merupakan mekanisme pembayaran yang rutin dilakukan setiap bu/an oleh BPJS Kesehatan.

“Biasanya mitra perbankan kami menjalankan transaksi untuk pembayaran kapitasi nini dulu. Namun kami pastikan kewajiban pembayaran ke fasilitas kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku dapat dilakukan paling lambat hari ini. Kami juga sudah berkoordinasi dengan seluruh kantor cabang, sehingga masing-masing kantor cabang bisa memantau dan memastikan fasilitas kesehatan di wilayah kerjanya telah dibayar sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegas Angla.

Angla mengatakan, dengan dibayarnya hutang klaim jatuh tempo oleh BPJS Kesehatan kepada fasilitas kesehatan, diharapkan pihak fasilitas kesehatan juga bisa melakukan kewajibannya sesuai dengan yang tertuang dalam regulasi. Angla juga berharap pihak RS dapat kian optimal dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada para pasien JKNKIS.

“Kami selalu berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan yang melayani peserta JKN-KIS untuk memberikan pelayanan terbaik tanpa diskriminasi, sebagaimana yang diatur dalam regulasi yang ditetapkan pemerintah. Dengan demikian diharapkan masyarakat semakin yakin bahwa program ini akan terus berlangsung, rumah sakit menjadi lebih tenang dan tenaga kesehatan merasa nyaman,” ucap Angla.

Resize_2019-04-16_16-41-49-336

Angla juga menginformasikan bahwa Program JKN-KIS yang dikelola BPJS Kesehatan selain memberikan jaminan layanan kesehatan yang berkualitas, juga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan industri kesehatan dan penciptaan lapangan kerja.

Ia mengatakan, apabila terdapat kekurangan, hendaknya dapat diperbaiki bersama-sama. Menurutnya, jangan sampai ada diskriminasi peiayanan yang bersifat kasuistis, lalu digeneralisir, sementara sangat banyak peserta JKN-KIS yang terlayani dengan baik.

“Ke depannya, semoga pemerintah akan terus menjaga sustainabilitas Program JKN-KlS ini dan pelayanan kepada masyarakat akan terus diperbaiki. Kami berterima kasih kepada penyedia layanan (provider) sekaligus mohon maaf serta apresiasi atas kerja sama, pengertian dan kesabarannya selama ini,” imbuh Anga.

Sebagai informasi, khusus di wilayah kerja Kantor Cabang 6 Kabupaten/Kota (Kota Manado, Kota Bitung, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Kabupaten Kepulauan Talaud, terdapat 233 FKT P untuk kapitasi dan 39 FKRTL yang telah dibayarkan dana kapitasi dan tagihan klaimnya oleh BPJS Kesehatan setempat. Adapun total pembayaran yang dilakukan KC Manado adalah sebesar Rp.198.035.302.527.00 sepanjang bulan April 2019.

Hadir pada Konferensi Pers Angka Pelealu S.Kep selaku PPS KC Manado, Ivana Umboh selaku Kabid SDM, Umum dan Komunikasi, Richard Lasut (Kabid Penagihan dan Keuangan) dan dr. Selvy Kapoh (Kabid Penjaminan dan Manfaat). (Ferry/BPJSK).

About Ferry Assa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*