http://mediamanado.com/wp-content/uploads/2014/05/iklan10a1.jpg
Breaking News

Diknas Propinsi Sulut Bekali Pendidikan Kecakapan Wirausaha di Likupang

IMG-20201020-WA0052

 

MINUT, MediaManado.com – Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) yang diinisiasi Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) pada daerah wisata Likupang dan sekitarnya, yang diikuti oleh 200 peserta, tersebar dalam tujuh kelas, telah memasuki tahap berikutnya.

Ibu Inong Fajar Prasetyo selaku Person in Charge (PIC) pelatihan membuka tahapan ini bersama Diknas Provinsi Sulawesi Utara, secara virtual di SMK 1 Likupang, Senin (19/10/2020).

Ibu Inong Fajar Prasetyo selaku PIC Wirausaha Baru Dekranas Pengabdian Masyarakat, mendampingi secara virtual. Dari hasil wawancara jarak jauh, diketahui Pelatihan Kewirausahaan dan Kerajinan ini memasuki tahap berikutnya, wujud sinergitas antara DEKRANAS dengan Kementerian Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Tahap pelatihan telah memasuki tahapan selanjutnya. Yakni Dekranas bersinergi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pelaksanaannya sampai awal November, sasarannya bagi warga masyarakat di sekitar Destinasi Pariwisata Super Prioritas Likupang. Berusia antara 15 s.d 30 tahun. Merupakan remaja putus sekolah atau tidak sekolah dan belum memiliki pekerjaan tetap. Atau menganggur serta diprioritaskan dari keluarga kurang mampu”, jelasnya panjang lebar.

Selain itu Noeryanto, selaku penanggung jawab kegiatan di SMK 1 Likupang, menerangkan pelaksanaan kegiatan. Dimulai dari persiapan pelatihan PKW. Dilengkapi dengan pemeriksaan Rapid Test.

IMG-20201020-WA0062

“Semuanya hasil baik. Ada 200 peserta yang dapat mengikuti pelatihan setelah diperiksa suhu badannya. Ini sesuai dengan protokol kesehatan dari Dinas Kesehatan”, katanya.

“Pelaksanaan pemberian teori di laksanakan di tiga tempat yaitu SMK 1 Likupang Barat, SMK 1 Likupang Timur dan di Balai desa Serei. Kalau teori diberikan oleh Tim HAKI UNNES. Kami bersinergi dengan pihak universitas”, jelasnya.

Sementara itu, pelaksanaan praktek dilakukan di SMK 1 Likupang Barat dengan pembentukan tujuh kelas.

“Kelas-kelas ini adalah pembuat tempat sabun, pembuatan relif pesona wisata rumah adat, pembuatan gatungan kunci dari limbah kaleng, pembuatan asesoris kulkas dari serbuk kerang, sablon masker, dan pembuatan lukisan. Diikuti oleh pemuda ataupun remaja yang putus sekolah”, ungkapnya.

Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) pada daerah wisata Likupang dan sekitarnya ini, rencananya akan berjalan sampai akhir bulan. Selama kegiatan sehari-hari di mulai dari Pukul 08.00 Wita sampai dengan selesai pukul 15.00 sore.

(Authentifikasi: Kapentak Lanud Sam Ratulangi Mayor Sus Michiko Moningkey. Foto : Letda Agus Tangkidi)

About Ferry Assa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*