http://mediamanado.com/wp-content/uploads/2014/05/iklan10a1.jpg

DPRD Sulut Gelar Rapat Paripurna Dalam Rangka HUT Ke-56 Provinsi Sulawesi Utara

IMG-20200924-WA0177

 

MANADO, MediaManado.com – DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati HUT ke-56 Provinsi Sulut di Kantor DPRD Sulut, Rabu (23/08/2020).

Rapat Paripurna diawali dengan acara Peresmian Miniatur Rumah Adat 3 Etnis di Sulut dan Patung Pahlawan Nasional asal Sulut Sam Ratulangi oleh Gubernur Sulawesi Utara sebagai wujud nyata komitmen DPRD untuk pelestarian nilai-nilai budaya daerah.

Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw (AA) membuka dan memimpin jalanya Rapat Paripurna didampingi para Wakil Ketua DPRD dan dihadiri Gubernur Olly Dondokambey SE. Wakil Gubernur Drs. Steven OE Kandouw dan Anggota DPRD Sulut.

Mencermati wabah virus Covid-19 kegiatan ini digelar dengan tetap menerapkan protocol kesehatan.

Andrei Angouw dalam kesempatan tersebut memulai sambutanya dengan mengapresiasi kepada Pemerintah Provinsi Pemprov.

“Secara khusus kami sampaikan salut dan hormat kepada Gubernur dan Wakil Gubernur yang mengambil langkah berani untuk membuka kegiatan di luar rumah, agar masyarakat dapat bekerja kembali, sehingga roda ekonomi kembali berputar dan pemulihan ekonomi terjadi,” kata Andrei Angouw.

“Ini adalah masa-masa sulit dalam kehidupan manusia, termasuk kita di Sulut. Namun dalam sejarah umat manusia, kita permah melewati masa sulit ini, meski dalam keadaan yang berbeda. Oleh sebab itu dalam suasana dan semangat usia Provinsi kita ke-56 tahun, saya mengajak kita untuk mulai menumbuhkan dalam diri kita spirit pantang menyerah, tidak mudah mengeluh dan selalu bersyukur, tidak peduli saberapa berat kehidupan yang kita hadapi. Kita semua harus percaya bahwa Badai pasti berlalu, bahwa Tuhan ada selalu bersama-sama kita. Kita harus memiliki keyakinan yang kokoh Covid 19 tak akan menghentikan kita,” tukas Andrei Angouw.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir secara virtual Ketua DPR RI Puan Maharani. Dirinya mengatakan bahwa Sulut menjadi daerah percontohan Bhineka Tunggal Ika.

Selain itu, Puan mengatakan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menunjukan angka fantastis disertai juga dengan pertumbuhan ekonomi Sulut yang lebih tinggi dibandingkan nasional.

Pada kesempatan itu juga, Gubernur Olly mengajak masyarakat untuk memaknai peringatan HUT ke-56 Provinsi Sulut di tengah pandemi Covid-19 ini, sebagai momentum refleksi terhadap apa yang telah diperjuangkan olen para pendahulu.

“HUT Provinsi pada tahun ini kita peringati dalam nuansa yang berbeda dan sederhana, karena pandemi Covid-19. Kita rasakan sendiri, jika semarak menyambut dan merayakan HUT Provinsi kali in, tidak semeriah tahun-tahun sebelumnya. Namun dalam kondisi apapun, selayaknya kita mampu mensyukuri dan makna peringatan HUT ke-56 Provinsi tercinta kita ini, sebagai momentum refleksi terhadap apa yang telah diperjuangkan oleh founding fathers, para pendahulu kita,” kata Oly.

Oly menuturkan, di usia 56 tahun Provinsi Sulut, spirit persatuan dan kebersamaan masyarakat dalam membangun bangsa dan daerah harus tetap terjaga, agar progres pembangunan di Sulut akan semakin baik yang pada muaranya dapat menjadikan Sulut semakin hebat lagi.

“Merjadi harapan dalam peringatan momentum bersejarah hari ini, seluruh masyarakat dari Miangas sampai Pinogaluman, akan bersama-sama larut dalam suasana sukacita melintasi sejarah panjang Sulawesi Utara yang semakin mapan di usia 66 tahun, sambil memaknai tahapan demi tahapan pembangunan yang berkelanjutan, serta menyatakan takad, sikap dan komitmen untuk tarus berjuang bersama, bergotong royong, bersatu padu memberikan kerja dan karya yang paripurna demi kemajuan daerah, perkembangan pembangunan dan kesejahteraan seluruh masyarakat Sulawesi Utara,” ujanya.

Lanjut Olly, realita membuktikan bahwa kemajuan yang signifikan Provinsi Sulut tahun demi tahun hingga hari ini genap berusia 56 tahun, diraih karena stabilitas keamanan daerah yang kondusif dan terkendali, toleransi antar umat beragama yang terus terjaga, kerukunan di tengah masyarakat yang terpelihara serta solidaritas dan semangat gotongroyong seluruh rakyat Sulawesi Utara yang senantiasa menggelora.

“Bahkan Setara Institute dan survei indeks kerukunan umat beragama Kementerian Agama RI dalam beberapa tahun terakhir ini, menjadikan Provinsi Sulawesi Utara sebagai salah satu daerah paling rukun dan peling toleran di Indonesia,” tandasnya.

Olly juga menerangkan bahwa kemajuan daerah yang mampu tercipta secara signifikan, ditopang olah geoposisi wilayah Sulut yang berada di bibir Pasifik, serta kebijakan strategis pembangunan daerah dan optimalisasi sektor sektor unggulan Sulut, antara lain seperti pertanian, kelautan, perikanan, kehutanan dan parıwisata.

“Dengan semangat kerja bersama dan gotong royong kita selama ini, kita berhasil mewujudnyatakan sejumlah program pembangunan, yang pencapaiannya sangat menggembirakan. Indikator makro ekonomi Provinsi Sulawesi Utara senantiasa menunjukan progres positif,” tutup Olly.

Selain itu dalam Rapat Paripurna HUT Provinsi Sulut dimeriahkan dengan panyerahan rekor MURI kapada Provinsi Sulut, penyerahan penghargaan kepada teladan yang berprestasi dan penyerahan penghargaan kepada Ketua DPRD Sulut, Andrei Angouw.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkompinda, pejabat struktural Pemprov, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan tamu undangan lainya. (Advertorial)

About Ferry Assa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*