http://mediamanado.com/wp-content/uploads/2014/05/iklan10a1.jpg

Gara-Gara Virus Corona, Semua Turis Cina Tinggalkan Sulut, Gubernur Olly : Penerbangan Dari Cina Ditunda Sampai Keadaan Membaik

OLLY DONDOKAMBEY SE, Gubernur Sulut

OLLY DONDOKAMBEY SE, Gubernur Sulut

 

MANADO, MediaManado.com – Virus Corona, akhirnya berdampak pada kunjungan turis dari China ke Sulut.

Gubernur Olly Dondokambey SE bersikap tegas dengan menunda sementara rute penerbangan masuk dari negara China ke Sulut.

“Kita menunda sementara penerbangan langsung dari China,” tandas Gubernur Olly, Selasa (28/01/2020).

Menurut Gubernur Olly, penutupan sementara ini dilakukan demi mengantisipasi masuknya Virus Corona ke Sulut lewat Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado.

Orang Nomor Satu di Bumi Nyiur Melambai Provinsi Sulawesi Utara ini belum memastikan sampai kapan penundaan sementara penerbangan dari China itu dihentikan.

Penundaan ini dilakukan sekaligus untuk memberi rasa aman dan nyaman bagi warga Sulut terhadap wabah Virus Corona dari China.

“Sampai keadaan membaik,” ucap Gubernur Olly.

Diketahui, akibat Virus Corona ini, Pemerintah Cina menutup akses pergi dan dari Provinsi Wuhan. Tidak saja itu, Pemerintah Cina bahkan membuat larangan bagi warganya untuk bepergian ke luar China.

Konfrens dengan MM Travel dan

Konfrens dengan MM Travel, Selasa (28/01/2020) malam

Hal ini ikut berdampak pada turis China yang sudah berada di Manado, yang langsung dipulangkan.

Pihak MM Travel sebagai operator tur turis China di Manado dan pihak Lion Air memulangkan para turis China dari Manado ke daerahnya masing-masing, sesuai jadwal turnya.

“Jadi yang masih ada di Manado sekarang, mereka tetap menjalani agenda sesuai jadwal yakni enam hari lima malam,” jelas Leonard Parangan, GM MM Group, saat konferensi pers di Jendela Indonesia, Boulevard Manado, Selasa (28/01/2020) malam.

“Turis China yang masih ada di Manado ini akan kembali pulang sesuai jadwalnya. Dan masyarakat tidak perlu takut dan menjauhi para turis, karena mereka yang ada di sini sudah lolos dari pemeriksaan otoritas Bandara di China dan di Manado,” pintanya.

Di Sulut sendiri masih terdapat sekira 1.100 turis China. Area Manager Lion Air Group, Irwan, mengatakan, mereka akan pulang sesuai jadwalnya dalam tiga hari ke depan yakni pada tanggal 29 Januari 2020 ke tiga kota, Tianjin, Fuzhou dan Xian.

Kemudian pada tanggal 30 Januari 2020, turis China dari Changsha dan Shanghai. “Yang terakhir pulang pada tanggal 31 Januari adalah turis China dari Guangzhou,” jelas Irwan.

Leonard menambahkan, sebelum muncul pengumuman larangan warga China keluar dari China, Pemerintah China telah memberikan petunjuk kepada travel agent di negaranya untuk tidak menerima lagi warganya melakukan tur wisata keluar China.

“Namun hingga tanggal 25 Januari masih diizinkan. Yang ada sekarang, tetap menjalani jadwalnya dan akan pulang hingga tiga hari kedepannya,” tutup Leonard. (Ferry/*)

About Ferry Assa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*