http://mediamanado.com/wp-content/uploads/2014/05/iklan10a1.jpg

Joune-Kevin Siapkan Program Pengelolaan Sampah Modern

0C88E79A-AA41-478E-AEAC-7EDC75C02ABC

Minut, MediaManado – Komitmen membangun Kabupaten Minahasa Utara (Minut) menjadi lebih baik lagi ditunjukan pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Minut Joune Ganda dan Kevin W. Lotulung. Paslon nomor urut 2 yang juga diusung oleh PDI Perjuangan dan mendapat dukungan dari Partai Demokrat, Gerindra, PKPI, PBB, PPP, PSI dan Perindo ini, Jumat (16/10) dirinya bersama milenials dan warga sekitar, membersihkan sampah di depan Gerbang Klabat, Airmadidi Atas, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Kegiatan ini pun, berjalan dengan sesuai protokol kesehatan

3EFC249A-2542-4688-8785-13326BFA61B0
Joune Ganda mengatakan, perilaku hidup sehat dan bersih, harus terus ditingkatkan, karena kebersihan merupakan cerminan dari diri kita.

“Sampah memang masih jadi persoalan sulit dan kompleks yang belum sepenuhnya teratasi di Kabupaten Minahasa Utara. Pelan tapi pasti, sampah akan menjadi masalah besar bagi kita,” kata Joune Ganda

“Sayangnya, belum ada pengelolaan sampah terpadu sehingga memaksa masyarakat membuang sampah tidak pada tempatnya. Kami Joune-Kevin, telah merumuskan Program Pengelolaan Sampah Terpadu, sehingga kedepan pengelolaan sampah akan baik,” ungkap Joune Ganda.

Lanjut dikatakan pengusaha muda sukses ini, Joune-Kevin telah menyiapkan program pengelolaan sampah secara modern.

“Dan ini sudah kita kaji dan ini akan di launching pada saatnya. Kita sudah memiliki program secara terperinci, melakukan langkah-langkah yang diambil terutama dalam proses penanganan sampah,” lanjut Joune Ganda.

“Ada beberapa strategi awal yang kita akan lakukan sambil menunggu sistem pengelolaan sampah yang moderen. Pertama kita akan menjadikan setiap kecamatan lalu diperkecil di setiap desa dan kelurahan ada tempat sampah sementara (TPS). Kemudian kita akan mengaktifkan seluruh armada yang kita miliki sehingga kita dapat mengangkut sampah-sampah yang ada di TPS itu  ke tempat pembuangan akhir (TPA), nantinya di TPA itu akan diproses pengelolaan secara moderen karena mengelola itu memerlukan jumlah volume sampah yang banyak. Untuk kesejahteraan petugas kebersihan kita sudah punya hitung-hitungan. Petugas ini akan dibayar dengan gaji UMP karena itu wajib bagi mereka, karena mereka petugas dari lapangan, penuh resiko. Karena itu mereka wajib di gaji dengan UMP,” tutup Joune Ganda.

Sementara itu, warga sekitar depan Gerbang Klabat berterimakasih kasih kepada Paslon Joune-Kevin karena telah berinisiatif membersihkan sampah.

“Saya berharap ke depan nanti yang memimpin Minahasa Utara bisa menjawab kegelisahan kami atas persoalan sampah ini” kata warga.

Oktaviana Mundung

About Viana Mundung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*