http://mediamanado.com/wp-content/uploads/2014/05/iklan10a1.jpg

Kapolres Siagian Turun Langsung Padamkan Kebakaran di Gunung Klabat

 

PEMDAMAN: Kapolres Jefri Siagian melakukan pemadaman menggunakan alat seadanya.(ist)

PEMDAMAN: Kapolres Jefri Siagian melakukan pemadaman menggunakan alat seadanya.(ist)

 

MINUT, MediaManado.com- Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di areal gunung klabat, jadi perhatian Kepolisian Resort Minahasa Utara. Tak terkecuali bagi Kapolres Minahasa Utara AKBP Jefri Siagaian. Terpantau MediaManado.com Senin (16/9/2019), bersama perwira tinggi lainnya, Siagian memimpin langsung kegiatan pemadaman.

Meski begitu, upaya para petinggi di Polres Minut ini, melakukan pemadaman menggunakan alat bantu seadanya. Kepedulian Kapolres Minut dan Jajaran, tentunya mengundang reaksi positif dan masyarakat.
“Kapolres Minut AKBP Jefry Siagian turun langsung padamkan Api, terkait kebakaran hutan di kaki ginung klabat bersama perwiran dan anggota polres Minut,” terang Kasubag Hubmas Polres Minut AKP Poltje Moningkey.

PEDULI: Kapolres Jefri begitu peduli dengan hutan kebakaran di gunung klabat.

PEDULI: Kapolres AKBP Jefri Siagian begitu peduli dengan hutan kebakaran di gunung klabat.

 

Wilayah rawan kebakaran hutan adalah Desa Tumaluntung, Kecamatan Kauditan. Namun berdasarkan pengakuan Hukum Tua Ifondah Nusah, bahwa di wilayah Desa Tumaluntung tidak ada titik kebakaran. Bahkan koordinasi dengan lembaga dan instansi terkait terus dilakukan guna mengantisipasi meluasnya kebakaran Hutan di kaki Gunung Klabat. “Koordinasi terus jalan guna mengantisipasi kebakaran yang belakangan terjadi. Saat ini sudah ada edaran dari Polres, supaya jangan ada pembakaran hutan untuk perluasan perkebunan untuk menghindari kebakaran yang berdampak meluas. Justru yang terjadi kebakaran di Desa Paslaten, oleh Hukum Tua Paslaten meminta bantua  personil perangkat untuk membantu pemadaman,” Jelas Infonda kepada MediaManado.com, Selasa(17/9/2019).

Langkah dan upaya dari Siagian Cs, tentunya mendapat apresiasi yang tinggi dari masyarakat Minut. “Kami mengapresiasi pak Kapolres dan jajaran. Ini contoh pemipin yang baik dan peduli akan alam. Seharusnya ini langkah kongkrit ini diikuti oleh elemen lainnya, sehingga dapat meminimalisir dan mengurangi dampak kebakaran hutan di Gunung Klabat,” ucap Ronny Warga Sarawet memuji Kapolres.

Sementara itu, berdasarkan data sementara dari BPBD Minut, sudah sekira 25 hektar kawasan hutan lindung Gunung Klabat terbakar hangus dilahap si jago merah.
Menurut Kepala BPBD Pemkab Minut Ir Jovieta Supit, hembusan angin kencang dan cuaca panas saat ini sangat berdampak meluasnya api sehingga menyulitkan petugas damkar serta BPBD melakukan pemadaman.

“Saat ini bersama masyarakat dan pemerintah turun langsung ke lokasi kebakaran hutan. Kami menerima laporan adanya titik api di kaki gunung klabat atau kawasan hutan lindung, kamipun segera bergerak menuju lokasi dan benar saja sejumlah titik api semakin membesar karena angin juga sangat kencang, ” tutur Supit. (swp)

About Sweidy Pongoh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*