http://mediamanado.com/wp-content/uploads/2014/05/iklan10a1.jpg
Breaking News

Miris, Pengantar Jenazah RSUP Kandou Malalayang Tak Terima Insentif


63B522E4-D6AD-49B6-AC19-992F879043FE

 

MANADO, MediaManado.com – ┬áPeran tenaga medis dalam penanganan COVID-19 mendapat perhatian dari pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan dengan pemberian insentif yang bervariasi.

Sangat disayangkan, pendukung tugas medis dalam hal ini pengantar jenazah atau sopir ambulance yang ada di Rumah Sakit (RS) Prof Kandou Malalayang tak dapat merasakan insentif dari pemerintah tersebut.

Menurut salah satu sumber di RS Kandou Malalayang mengatakan, kalau untuk petugas ambulance tidak akan menerima insentif tersebut, meskipun mereka bertugas mengantar jenazah Covid-19.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Sulut, dr Steaven Dandel saat dikonfirmasi soal pemberian insentif tersebut, Rabu (20/05/2020) mengatakan, penerima insentif harus memiliki SK dari rumah sakit bersangkutan sebagai petugas penunjang tenaga medis.

Sementara itu, Direktur Utama RS Prof Kandouw, dr Jimmy Panelewen saat dikonfirmasi menegaskan kalau penerima insentif adalah petugas kesehatan yang langsung melakukan pelayanan terhadap pasien.

Diungkapkan Panelewen, penerima insentif terdiri dari dokter, perawat / bidan dan petugas kesehatan lainnya seperti petugas laboratorium yang terlibat langsung dalam proses pemeriksaan spesimen pasien Covid-19.

“Selain itu, petugas kesehatan lainnya adalah petugas farmasi yang bertugas di ruang isolasi dan petugas radiologi. Sesuai dengan aturan petugas ambulans tidak termasuk,” tukasnya. (Oktaviana Mundung)

 

 

About Viana Mundung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*