http://mediamanado.com/wp-content/uploads/2014/05/iklan10a1.jpg
Breaking News

Pemprov Sulut Pacu Target RPJMD Sektor Infrastruktur

Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven OE Kandouw

Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven OE Kandouw

 

MANADO, MediaManado.com –Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemprov Sulut 2016-2021 di bawah Kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Sulut Drs Steven OE Kandouw, terus dipacu, salah satunya sektor sarana dan prasarana infrastruktur yang dinilai ikut menggenjot pertumbuhan sektor lainnya.

Secara khusus, terpotret dari pembangunan infrastruktur di daerah yang meliputi Ruas Jalan Provinsi JKP1 sepanjang 926,737 km sesuai dengan SK Gubernur Nomor 135 Tahun 2018, telah mencapai kemantapan sebesar 79% pada akhir tahun 2019, dan ditargetkan mencapai 89% kemantapan jalan pada akhir tahun 2020, sesuai dengan target RPJMD.

Data ini menunjukkan progres yang hebat dari hasil kerja keras dan kerja tuntas serta kerja hebat yang terus memotivasi instansi terkait.

Begitu juga dengan ruas Jalan Bandara – Likupang yang ditetapkan dengan SK Gubernur Nomor 74 Tahun 2018 dan direvisi dengan SK Nomor 150 Tahun 2020 tentang Penetapan Lokasi Jalan Bandara Likupang.

Presiden Joko Widodo bersama Gubernur Olly Dondokambey SE pada suatu kesempatan

Presiden Joko Widodo bersama Gubernur Olly Dondokambey SE pada suatu kesempatan

 

Jalan ini memang menjadi sarana pendukung pengembangan dan rencana pemajuan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang sebagai program strategis superprioritas nasional.

Selain itu, bagi pemerintah daerah, pembangunan jalan ini justru memperpendek jarak dan mempersingkat waktu tempuh dari Kota Manado ke KEK Pariwisata Likupang dengan lebar 2 x 7 meter, 4 lajur, 2 jalur, yang saat ini masih dalam penanganan Pembebasan Lahan, Perencanaan dan Pelaksanaan Fisik, yang ditargetkan dan rencana bisa dioperasikan pada tahun 2021.

Di kawasan KEK Likupang, pemerintah provinsi bekerjasama dengan pemerintah pusat membangun Jalan Lingkar Marinsow-Pulisan-Pantepal, yang merupakan Jalan Lingkar KEK Likupang, yang sudah selesai Perencanaannya dan saat ini sedang dalam Proses Pelaksanaan Fisik bekerja sama dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional Sulawesi Utara, yang ditargetkan terkoneksi dan bisa digunakan pada tahun 2021.

Infrastruktur lainnya, juga dikerjakan demi mencapai target RPJMD Pemprov Sulut seperti; kerjasama Pemprov Sulut dengan pihak BPJN Sulawesi Utara dalam pembangunan Manado Outer Ring Road III, pembebasan lahannya hampir rampung, ditargetkan tahun 2021 mulai pelaksanaan fisik.

Pembangunan Jalan Tol Manado-Bitung sebagai akses pendukung KEK Likupang dan KEK Bitung

Pembangunan Jalan Tol Manado-Bitung sebagai akses pendukung KEK Likupang dan KEK Bitung

 

Infrastruktur pendukung pariwisata juga dibangun pada Jalan Akses Pariwisata Bukit Tetempangan yang sementara dilaksanakan, ditargetkan akhir tahun 2020 jalan ini bisa terkoneksi dengan Bukit Tetempangan.

Di wilayah lain, seperti di Kabupaten Minahasa, Pemprov Sulut ikut serta menangani Eceng Gondok di Danau Tondano. Ini dilakukan Pemprov Sulut, Pemerintah pusat dan Pemkab Minahasa untuk memanfaatkan potensi Danau Tondano.

Kondisi danau ini harus menjadi perhatian diantaranya; adanya proses pendangkalan Danau Tondano, menurunnya debit air Danau Tondano, terancamnya perikanan darat yang menggunakan Danau Tondano sebagai tempat usaha, sampai pada ancaman terhadap potensi wisata Danau Tondano.

“Namun hal itu mulai kelihatan titik terangnya untuk diselesaikan,” kata Gubernur Olly beberapa waktu lalu.

Alat berat diturunkan guna membersihkan danau Tondano dari Eceng gondok

Alat berat diturunkan guna membersihkan danau Tondano dari Eceng gondok

 

Gubernur Olly mengatakan, penanganan eceng gondok mulai dilakukan secara mekanik oleh Pemprov Sulut melalui Tim PUPR Daerah Provinsi dengan menggunakan mesin penghancur.

Demikian halnya dengan infrastruktur, khusus pembangunan jalan Kolongan Kuwil Sawangan sepanjang 10 km merupakan jalan pintas dari jalan Nasional Manado-Bitung ke Jalan Provinsi Tondano-Kembes Manado.

Jalan ini sebagai jalan alternatif yang sangat dibutuhkan untuk jalur angkutan hasil-hasil pertanian, jasa perdagangan dan lain-lain yang memberikan kontribusi yang sangat berarti dalam pergerakkan roda perekonomian.

Diketahui, pada ruas ini juga ada pembangunan beberapa buah jembatan permanen sesuai dengan standard Bina Marga tahun 2018.

Hal yang sama dilakukan di beberapa ruas jalan karena dinilai bahwa jembatan-jembatan yang ada sudah tidak layak bahkan membahayakan pengguna jalan, berlokasi di beberapa ruas jalan provinsi.

Pembersihan eceng gondok dari Danau Tondano bekerjasama pemerintah, TNI/Polri dan masyarakat

Pembersihan eceng gondok dari Danau Tondano bekerjasama pemerintah, TNI/Polri dan masyarakat

 

Ruas jalan ini meliputi dari ruas jalan Togid-Kokapoy-Kakenturan (Kab. Bolmong Timur), Ruas jalan Pinogaluman–Dumoga (Kab. Bolmong), ruas jalan Laine-Ngalipaeng-Pintareng (Kab. Kep. Sangihe), ruas Jalan Lirung-Kalongan-Balang (Kab. Kep. Talaud), ruas Jalan SH Sarundajang (Kota Bitung), ruas Jalan Tondano-Remboken-Kakas (Kab. Minahasa), ruas Jalan Remboken Kawangkoan (Kab. Minahasa), ruas Jalan Pontodon-Insil-Palelon (Kota Kotamobagu, Kab. Bolmong, Kab. Minsel), ruas Jalan Ratahan-Amurang (Kab. Mitra, Kab. Minsel), ruas Jalan Pontak-Kalaid-Lobu (Kab. Mitra, Kab. Minsel), dan ruas jalan lainnya.

Demikian juga untuk pembangunan bangunan irigasi dan bangunan pelengkap lainnya, serta pemeliharaan jalan inspeksi dan saluran di Sembilan Daerah Irigasi yang tersebar di Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara.

Sementara, program infrastruktur lainnya  dalam tahap review Basic Design oleh BPJN Sulut, seperti Jembatan Bitung Lembeh, dengan anggaran ± Rp 1 Triliun, selesainya Perencanaan Jalan Fly Over Boulevard II, yang akan menghubungkan jalan Ring Road II dengan Jalan Boulevard.

Begitu pula dengan Rencana Pembangunan Jalan Tol Aermadidi-Amurang yang terus diupayakan Pemprov Sulut dengan Pemerintah Pusat.

Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur Olly Dondokambey SE saat memberikan keterangan kepada wartawan saat berkunjung ke KEK Likupang lalu.

Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur Olly Dondokambey SE saat memberikan keterangan kepada wartawan saat berkunjung ke KEK Likupang lalu.

 

Patutlah dibanggakan ketika Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang menjadi salah satu dari lima KSPN Super Prioritas Nasional, yang sementara digenjot dan dikeroyok pengembangannya oleh beberapa stakeholder, dimunculkan dalam Pidato Kenegaraan RUU APBN 2021, dengan lima daerah lainnya, salah satunya Sulut.

Presiden Joko Widodo mengatakan, Pembangunan pariwisata tahun 2021 dianggarkan sekitar Rp 14,4 triliun yang diarahkan untuk mendorong pemulihan ekonomi di sekitar pariwisata di lima pengembangan pariwisata, salah satunya pengembangan pariwisata destinasi di kawasan Likupang Sulawesi Utara.

“Ini adalah kerja keras dan kerja cerdas kita semua, yang selalu mau bekerjasama. Karena tanpa dukungan tokoh masyarakat/pemuka agama, akademisi, stakeholder/pelaku usaha, Pers dan pemerintah setempat, Desa dan kecamatan, terlebih khusus masyarakat di sekitar lokasi, pasti tidak akan berlangsung secepat ini,” kata Gubernur Olly. (Advertorial)

About Ferry Assa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*