http://mediamanado.com/wp-content/uploads/2014/05/iklan10a1.jpg

Razia LPG Bersubsidi Kembali Jaring Pelanggar

IMG-20201119-WA0294

 

BITUNG, MediaManado.com – Setelah sebelumnya berhasil menemukan puluhan tabung LPG bersubsidi digunakan rumah makan skala besar, maka pihak Pemerintah Kota Bitung bersama Pertamina kembali melakukan penjaringan. Hasilnya, didapatkan beberapa rumah makan masih menggunakan LPG bersubsidi, Kamis (19/11/2020).

Tim Razia terdiri dari bagian Perekonomian, Sat Pol PP, Dinas Kominfo, Dinas Perdagangan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Bagian SDA dan PT. Pertamina, serta 3 agen LPG diketuai Kabag Perekonomian Rolin Dipan. Ketiga agen yang ikut masing – masing Kawan Sejati, Elanithy Mitr Gas dan Hasindo Kawan Gas.

Dari razia ini berhasil ditindak antara lain, rumah makan padang raya pariaman di bilangan pakadoodan ditemukan 12 tabung LPG 3 Kg. Sementara dirumah makan padang raya di bilangan winenet ditemukan 6 tabung LPG 3,3 Kg dan disita dengan pengganti 2 tabung LPG 5,5 Kg bright gas.

Tabung – tabung tersebut disita dan diganti dengan 4 tabung bright gas 5,5 Kg, di rumah makan Rusni ditemukan 2 tabung LPG 3 Kg. Kedua tabung tersebut ditambah uang Rp. 50.000 ditukar dengan 1 tabung LPG 5,5 Kg bright gas.

Sedangkan di beberapa rumah makan skala besar lainnya ditemukan sudah menggunakan LPG non subsidi, diantaranya rumah makan KMP di bilangan Pakadoodan dan rumah makan rindu malam (coto makasar Udin) di pusat kota bitung. Kedua rumah makan yang cukup terkenal di Bitung ini sudah menggunakan LPG 5,5 Kg non subsidi.

Menurut Kabag Perekonomian, razia ini seperti akan terus dilakukan, karena masyarakat terus mengeluh atas kelangkaan LPG 3 Kg bersubsidi. Apalagi menjelang hari raya keagamaan di bulan desember nanti.

“Diharapkan seluruh pelaku usaha non UKM akan berhenti menggunakan LPG bersubsidi,” kata Dipan.

Sementara itu Kabid Prasarana dan Sarana Fonda Oroh yang mewakili Dinas Kominfo mengatakan, sangat mengapresiasi para pelaku usaha yang sangat koperatif dengan razia ini. “Tidak ada perlawanan sama sekali ,” kata Oroh.(hd).

About Ferry Assa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*