http://mediamanado.com/wp-content/uploads/2014/05/iklan10a1.jpg
Breaking News

Selain Tertibkan APK, Bawaslu Minahasa Edarkan Imbauan di Gereja se-Minahasa

IMG-20190415-WA0001

 

MINAHASA, MediaManado.com – Bawaslu Minahasa melakukan penertiban terhadap Alat Praga Kampanye (APK) dengan melibatkan personil Panwas dari Kecamatan hingga Kelurahan dan Desa di Kabupaten Minahasa sejak Minggu (14/04/2019) subuh.

Patroli Pengawasan serentak ini melibatkan Personil Pengawasan di 25 Kecamatan.

“Patroli Pengawasan, sebagai Upaya Pencegahan Bawaslu Minahasa, terkait praktek Politik Uang yang santer terdengar mendekati hari Pemungutan Suara,” tandas Komisioner Bawaslu Rendy NS Umboh.

Umboh menambahkan, Bawaslu juga, saat masa tenang ini, melakukan Penertiban Alat Peraga Kampanye yang belum diturunkan, dimulai pada pukul 00.01 Hari Minggu 14 April, yang dilakukan bersama Bawaslu Kabupaten, Panwaslu Kecamatan, Panwaslu Desa dandan Kelura, Pengawas TPS, bersama Satpol PP Kabupaten Minahasa, dan juga dibantu Pengamanan dari Polres Minahasa.

“Penertiban APK sampai subuh tadi Minggu, jam 06.00 wita, Jajaran Pengawas kami, Panwaslu Kecamatan sampai Desa Kelurahan dan TPS all out melakukan Patroli Pengawasan sekaligus Penertiban APK. Terimakasih untuk mereka semua, dan berbagai pihak yang membantu, juga Partai Politik Peserta Pemilu dan masyarakat yang turut proaktif membantu menertibkan APK-APK sebelum masa tenang,” terang Umboh.

Diapun menjelaskan bahwa Bawaslu Minahasa telah berkoordinasi dengan Parpol Peserta Pemilu pada Sabtu 6 April lalu, dan melakukan imbauan untuk menurunkan semua atribut partai dan baliho-baliho APK sebelum masa tenang, dan ternyata direspons positif oleh Parpol di Minahasa, makanya sekarang ini terlihat bersih.

“Kami akan terus melakukan penertiban, APK yg masih terpasang, sambil melakukan Patroli Pengawasan Politik Uang. Untuk itu, kami meminta masyarakat bantu Bawaslu, dalam Pengawasan Partisipatif, untuk mencegah dan melaporkan apabila ada Dugaan Praktek Politik Uang dalam Pemilu 2019 ini, ” tutur Umboh yang didampingi komisioner Donny Rumagit danĀ  Sumampow.

Selain itu, Bawaslu Minahasa menerbitkan Surat Edaran kepada Gereja se-Minahasa untuk dibacakan pada saat Ibadah Minggu.

Surat imbauan itu berisi ajakan sebagai berikut;

Tolak dan Lawan Politik Uang

Dalam konstruksi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, telah diatur secara tegas terkait Politik yang diatur Pidananya tapi Juga Administrasinya, sebagaimana Tindak Pidana Pemilu dalam Pasal 515 yang berbunyi ‘Setiap orang yang dengan sengaja pada saat pemungutan suara menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya kepada Pemilih supaya tidak menggunakan hak pilihnya atau memilih Peserta Pemilu tertentu atau menggunakan hak pilihnya dengan cara tertentu sehingga surat suaranya tidak sah, dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak Rp36.000.000,00 (tiga puluh enam juta rupiah)’.

“Kalau ada dugaan politik uang, laporkan kepada kami dan kami akan tindak,” ungkap Erwin Sumampow, Koordinator Divisi Hukum, Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Minahasa.

“Untuk itu, Bawaslu Kabupaten Minahasa Menghimbau kepada Ketua dan Pimpinan Jemaat, serta jemaat Untuk Menolak Politik Uang. Sebagaimana juga
bunyi Kitab Ulangan 16: 19 ‘Janganlah memutar balikkan keadilan, janganlah memandang bulu dan janganlah menerima suap, sebab suap membuat buta mata orang-orang bijaksana dan memutarbalikkan perkataan orang-orang yang benar.’

“Himbauan serupa juga kami lakukan dan sampaikan kepada tokoh Agama lainnya, karena prinsipnya tidak ada agama yang membenarkan Politik Uang,” tutur Donny Rumagit, Koordinator Divisi SDM-ODI Bawaslu Minahasa.

Untuk itu, Bawaslu Minahasa mengajak Jemaat dan Umat semua Agama untuk Menolak politik uang pada Pemilihan Umum Tahun 2019, karena politik uang adalah kejahatan demokrasi, dan jika dilakukan secara terstruktur, sistematis dan masif, oleh Peserta Pemilu, maka selain sanksi Pidana, ada juga sanksi Administrasi Pembatalan Calon.

“Karenanya, mari sama-sama semua elemen masyarakat termasuk peserta Pemilu, kita tolak dan lawan segala upaya, motif dan modus politik uang Pemilu 2019 ini,” tutup Rendy NS Umboh, Ketua Bawaslu Minahasa. (Terry Lumentut)

 

 

About Ferry Assa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*