http://mediamanado.com/wp-content/uploads/2014/05/iklan10a1.jpg
Breaking News

Survei KCI-LSI Network; Olly-Steven Unggul dengan Skor 6:0 dari CEP-SSL dan VAP-HCMR di Enam Kantong Pemilih Penting Ini

Ikrama, dari KCI - LSI Network saat memberikan keterangan pers, Minggu (13/09/2020) sore

Ikrama, dari KCI – LSI Network saat memberikan keterangan pers, Minggu (13/09/2020) sore

 

MANADO, MediaManado.com – KCI (Konsultan Citra Indonesia) – Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Network, merilis hasil temuan dan analisis survei, yang dilakukan tanggal 22 – 29 Agustus 2020 untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Utara (Sulut).

Dalam Konferensi Pers di Hotel Aston Manado, Minggu (13/09/2020) sore, Ikrama mengatakan bahwa lembaga survei KCI-LSI melakukan riset tiga bulan jelang Pilkada Sulut; Kekuatan Para Kandidat di Enam Kantong Pemilih Penting, Sebelum Masa Kampanye.

Ke- 6 kantong pemilih penting yaitu pemilih
emak-emak, pemilih protestan, pemilih muslim, pemilih milenial, dan pemilih terpelajar serta pemilih etnis/suku.

“Dari enam kantong pemilih penting di atas, dapat disimpulkan bahwa keunggulan Olly – Steven terhadap dua kompetitornya Cep-Sehan dan VAP-Hendry, jika dibuatkan skor dari 6 kantong tersebut, maka Olly – Steven menang 6-0 dari dua kompetitornya Cep-Sehan dan VAP-Hendry,” kata Ikrama.

Ikrama menjelaskan, jelang Pilkada 2020 yang tinggal menghitung hari (Per hari ini, tersisa 86 hari lagi menjelang pemungutan suara 9 Desember 2020), survei terkini LSI pasca pendaftaran menunjukkan bahwa Olly Dondokambey – Steven Kandouw masih unggul dua digit bahkan diatas 40% dari dua kompetitornya, pasangan Christiany Eugenia Paruntu (Cep) – Sehan Salim Landjar dan Vonny A Panambunan (VAP)-Hendry Runtuwene.

Elektabilitas Olly – Steven berada pada angka 68,1%. Sementara elektabilitas Cep-Sehan sebesar 16.9% dan VAP-Hendry sebesar 7,2%. Mereka yang belum menentukan pilihan tersisa 7.8%.

Sejak bulan April 2020, elektabilitas ketiga pasangan calon memiliki tren peningkatan dari bulan April ke bulan agustus, namun tren peningkatan merata.

20200913_164713_640x413

Unggulnya pasangan Olly – Steven terhadap Cep-Sehan dan VAP-Hendry didasari oleh keunggulan pada kantong-kantong pemilih penting, yaitu;

Kantong Pertama yang penting adalah kantong pemilih Emak-emak yaitu pemilih perempuan dan profesi IRT. Di Pemilih perempuan Olly – Steven unggul sebesar 69%, Cep-Sehan sebesar 13% , VAP-Hendry 10%, sedangkan IRT Olly – Steven 71%, Cep-Sehan sebesar 13,6% , VAP-Hendry 7,7% .

Kantong Kedua yang penting adalah kantong pemilih Protestan. Populasi pemilih ini base pemilihnya paling besar yaitu 64%. Dalam pertarungan yang mengikutsertakan tiga kontestan, perebutan segmen ini menjadi penting. Survei KCI – LSI Network menunjukkan bahwa Olly – Steven masih unggul di kantong pemilih protestan. Dukungan terhadap Olly – Steven pada segmen pemilih ini mencapai 69.5%, Cep-Sehan sebesar 12% dan VAP-Hendry sebesar 11,2%.

Di kantong pemilih yang kedua ini, Olly – Steven unggul mutlak dari Cep-Sehan dan VAP-Hendry.

Kantong Ketiga yang penting adalah kantong pemilih Muslim. Populasi pemilih ini basis pemilihnya cukup besar yaitu 30,4%. Meski satu dari tiga kandidat memiliki pasangan beragama muslim, namun potret elektabilitas pemilih muslim cenderung tidak terasosiasi secara linier. Dimana Survei KCI – LSI Network menunjukkan bahwa Olly – Steven masih unggul di kantong pemilih islam.

Dukungan terhadap Olly – Steven pada segmen pemilih ini mencapai 67.6%, Cep-Sehan sebesar 19,2% dan VAP-Hendry sebesar 5,5%. Di kantong pemilih yang ketiga ini juga Olly – Steven unggul dari Cep-Sehan dan VAP-Hendry .

“Kantong Keempat yang penting adalah kantong suara Milenial yang kami klasifikasikan pada meraka yang berumur 29 tahun kebawah. Pemilih milenial ini, adalah segmen yang diperhitungkan karena basis pemilihnya sebesar 21,3%,” ujar Ikrama.

Di kantong pemilih milenial ini, menunjukkan bahwa Olly – Steven didukung mayoritas. Dukungan terhadap Olly – Steven pada segmen pemilih ini mencapai 70.3%, Cep-Sehan didukung sebesar 15,6% dan VAP-Hendry sebesar 5,5%.

Kantong Kelima yang penting adalah kantong pemilih kalangan Terpelajar. Populasi pemilih ini hanya sebesar 11.9%. Namun sekali lagi dalam pertarungan elektoral yang kompetitif dengan lebih dua kandidat, populasi 11.9% cukup signifikan.

Selain itu, pemilih kaum terpelajar cukup penting karena kemampuan mereka mempengaruhi opini publik. Di kantong pemilih ini, Olly – Steven unggul dibanding pasangan Cep-Sehan dan VAP-Hendry. Dukungan Olly – Steven di pemilih terpelajar mencapai 69%.

Sementara dukungan terhadap Cep-Sehan di kantong pemilih ini sebesar 9,9%. dan dukungan kepada VAP-Hendry sebesar 9,9%, dan mereka yang belum menentukan pilihan sebesar 11,2%.

20200913_164806_640x469

Kantong Keenam yang penting adalah kantong suara pemilih Etnis atau suku. Mereka yang menyebut sebagai pemilih yang berasal dari tiga etnis terbesar yaitu, Minahasa, Sangir/Sangihe, dan Bolaang Mongondouw dimana basis pemilihnya jika digabungkan mencapai 77,3%, pasangan Olly – Steven mengungguli di ketiga segmen tersebut, di etnis Minahasa Olly – Steven didukung sebesar 68,3%.

Sementara dukungan terhadap Cep-Sehan di kantong pemilih ini sebesar 13,7%. dan dukungan kepada VAP-Hendry sebesar 10,3%.

Dan di etnis Sangir/Sangihe, Olly – Steven didukung mayoritas. Dukungan terhadap Olly – Steven pada etnis pemilih ini mencapai 73%, Cep-Sehan sebesar 10,7% dan VAP-Hendry sebesar 9,8,%.

Dan mereka yang menyatakan berasal dari segmen Bolaan Mongondouw, Dukungan terhadap Olly – Steven pada etnis bolmong ini mencapai 70,4%, dukungan terhadap Cep-Sehan sebesar 19,7% tertinggi kedua dan VAP-Hendry sebesar 5,6%

“Dari enam kantong pemilih penting di atas, dapat disimpulkan bahwa keunggulan Olly – Steven terhadap dua kompetitornya Cep-Sehan dan VAP-Hendry,” tandas Ikrama lagi.

Demikian salah satu temuan survei terbaru KCI – LSI Network. Survei dilakukan pada tanggal 22- 29 Agustus 2020, dengan menggunakan 800 responden.

Survei dilakukan di seluruh Kabupaten/Kota di Sulawesi Utara dengan metode multistage random sampling.

Wawancara dilakukan secara tatap muka dengan menggunakan kuesioner. Margin of error survei ini adalah 3.5%.

Selain survei, KCI – LSI Network juga melakukan riset kualitatif dengan metode FGD, analisis media, dan indepth interview untuk memperkaya analisa survei. Survei ini dibiayai sendiri oleh LSI Denny JA. (Ferry)

About Ferry Assa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*