http://mediamanado.com/wp-content/uploads/2014/05/iklan10a1.jpg
Breaking News

Taufik Tumbelaka: Paslon Abaikan Teguran Mendagri, Didiskualifikasi Saja !

TAUFIK MANUEL TUMBELAKA, Pengamat Politik dan Pemerintahan Sulut

TAUFIK MANUEL TUMBELAKA, Pengamat Politik dan Pemerintahan Sulut

 

MANADO, MediaManado.com – Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian telah menegur 69 Kepala Daerah Petahana, karena dinilai tidak mematuhi protokol kesehatan saat menjalani tahapan Pilkada 2020, 5 diantaranya asal Sulawesi Utara.

Teguran ini sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin Dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan Dan Pengendalian Corona Virus Disease (Covid-19).

Ditegurnya 5 Kepala Daerah / Wakil Kepala Daerah di Sulut oleh Mendagri, Tito Karnavian, mengundang keprihatinan Pengamat Politik dan Pemerintahan Sulut, Taufik M Tumbelaka.

” Seharusnya kita semua, terutama bakal kandidat sadar bahwa masalah Covid-19 ini sangat penting dan menyita banyak sekali bukan hanya pikiran dan emosi, tapi juga dana yang tersedot untuk penanggulangan Covid-19. Selain itu ada dampak sosial ekonomi yang sangat-sangat terasa melanda semua pihak. Oleh karenanya, perlu perhatian serius dari para elit dan pejabat. Ini masalah serius karena menyangkut keselamatan rakyat,” ujar Taufik M Tumbelaka, jebolan Fisipol UGM Yogyakarta.

Tumbelaka juga berharap Penyelenggara Pemilu bersikap tegas  terhadap para bakal calon yang akan ikut Pilkada.

” Penyelenggara Pemilu, dalam hal ini KPU dan Bawaslu musti tegas. Jangan nanti ada kesan dimata masyarakat Penyelenggara Pemilu Kada seperti membiarkan. KPU dan Bawaslu harus jelas dalam bersikap agar kedepan, tidak terulang lagi,” ujar Taufik M Tumbelaka.

Agar Pilkada dapat berlangsung sesuai harapan, Taufik M Tumbelaka mengajukan usulan tegas.

“Penyelenggara Pemilu sebaiknya panggil resmi bakal calon yang mendapat teguran Mendagri dan beri peringatan. Pilihan agar Pemilu Kada Serentak 2020 nanti cuma dua, akan jadi dilaksanakan atau ditunda. Jika tidak ingin ditunda, maka harus tegas. Misalkan bakal kandidat yang berkali-kali melanggar peringatan, didiskualifikasi saja, agar semua bakal kandidat patuh terhadap protokol kesehatan demi keselamatan bersama, demi terhindar dari Covid-19. Jika tidak, maka akan terjadi ledakan Covid-19 dan Pemilu Kada batal. Ini bukan cuma urusan kepentingan dua atau tiga bakal calon, akan tetapi untuk kepentingan masyarakat luas. Ringkasnya kalau abaikan teguran Mendagari dan abaikan standard protokol kesehatan, diskualifikasi saja !, ” tegas Taufik M Tumbelaka.

Diketahui ada 5 Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah di Sulut yang masuk daftar teguran Mendagri, yakni;
1. Bupati Minahasa Selatan.
2. Wakil Bupati Minahasa Selatan
3. Wakil Bupati Bolaang Mongondow Selatan
4. Wakil Bupati Bolaang Mongondow Timur
5. Wakil Walikota Bitung

(Tim)

About Ferry Assa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*