http://mediamanado.com/wp-content/uploads/2014/05/iklan10a1.jpg

Terobosan ODSK, Erny Tumundo : Sopir Angkutan Dapat Perlindungan Melalui Program BPJS

Resize_2019-05-01_18-43-59-955

 

MANADO, MediaManado.com – Terobosan dan inovasi Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wagub Drs Steven OE Kandouw (ODSK) bagi para pekerja sektor informal bukan penerima upah tahun ini akan direalisasikan dengan mengikutsertakan melalui program BPJS Ketenagakerjaan.

Hal ini merupakan keinginan kuat dari Gubernur Olly dan Wagub Kandouw untuk melindungi dan mensejahterakan masyarakat Sulut.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Daerah Provinsi Sulawesi Utara Ir Erny Tumundo MSi mengatakan, tahun ini Pemprov Sulut melalui instansinya akan menyasar dan mengikutsertakan para pekerja sektor informal bukan penerima upah, khususnya para sopir angkutan di Sulut dalam program jaminan kesehatan nasional seperti BPJS yang ditanggung Pemprov Sulut.

Resize_2019-05-01_18-44-54-017

“Tahun ini pekerja informal bukan penerima upah sebanyak 10 ribu akan kita jaminkan melalui program BPJS, khususnya para sopir angkutan umum di sektor transportasi. Kita sudah menargetkan kepesertaan mereka di program BPJS dan itu akan dicover oleh Pemprov Sulut,” tandas Kadisnakertrans Tumundo di sela-sela Peringatan Hari Buruh Internasional di Sulut yang berlangsung di Kantor Gubernur, Rabu (01/05/2019).

Menurut Srikandi Nakertrans Sulut ini, Pekerja informal khusus bagi pekerja bukan penerima upah, baru diinisiasi Gubernur Olly dan Wagub Kandouw pada tanggal 29 April 2019.

Menurut dia, ODSK bertekad melindungi seluruh pekerja informal bukan penerima upah dengan BPJS Ketenagakerjaan. Erny Tumundo menambahkan, tenaga kerja pada sektor ini juga menurut ODSK, juga  memiliki resiko kerja tinggi terutama bagi para sopir-sopir angkot dan juga sopir angkutan umum antar provinsi.

Upaya melindungi para sopir angkot ini, kata Tumundo, ikut melibatkan Asosiasi angkutan umum untuk mencapai target yang sudah ditentukan Pemprov Sulut.

Resize_2019-05-01_18-43-46-295

Sementara sumber pembiayaan untuk para sopir angkutan umum ini, akan menggunakan dua pilihan, apakah akan menggunakan dana CSR ataupun APBD Perubahan tahun 2019.

“Pak Wagub tadi dalam sambutannya mengatakan bahwa pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bertekad melindungi seluruh rakyat yang ada di Sulut, dan tentunya, hal ini akan dilakukan secara bertahap, dan diharapkan Pemerintah yang ada di Kabupaten/Kota dapat berperan serta,” jelas Erny Tumundo.

Kadisnakertrans Sulut ini optimis, terobosan dan program inovatif dari ODSK untuk para pekerja sektor informal bukan penerima upah, khususnya para sopir angkutan umum, akan terus membawa masyarakat Sulut makin Hebat di bawah kepemimpinan ODSK. (Ferry)

About Ferry Assa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*