http://mediamanado.com/wp-content/uploads/2014/05/iklan10a1.jpg

Terpilih Ketum KONI Sulut, Steven Kandouw Ajak Insan Olahraga Bersatu di Bawah KONI

IMG_20210327_151233_640x415

 

MANADO,  – Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulut 2021 memutuskan dan menetapkan Drs Steven OE Kandouw sebagai Ketua Umum KONI Sulut periode 2020-2024.

Hasil keputusan Musprov KONI Sulut ini disampaikan Pimpinan Sidang Harley Mangindaan di hadapan para peserta Musprov KONI Sulut di Hotel Gran Puri Manado, Sabtu (27/03/2021).

Terpilihnya Steven Kandouw pada Musprov KONI Sulut ini karena 37 Cabang Olahraga (Cabor) dan 12 KONI Kabupaten dan Kota se-Sulut hanya mengusulkan Calon Tunggal atas nama Steven Kandouw kepada Tim Penjaringan Pemilihan Ketua Umum KONI Sulut. Dengan hanya satu calon, maka secara otomatis, Steven Kandouw terpilih memimpin induk olahraga ini.

Dalam sambutan usai terpilih, Steven Kandouw menyampaikan terimakasih atas dukungan dan kepercayaan para peserta Musprov KONI Sulut 2021.

Steven Kandouw pun menyampaikan Visi dan Misi-nya untuk membawa dan menjadikan KONI Sulut, selain untuk meraih prestasi, akan tetapi sebagai alat pemersatu masyarakat olahraga di daerah ini.

“Bagi saya, olahraga selain memberi banyak inspirasi, prestasi tetapi juga terutama membawa persatuan bagi bangsa dan negara Indonesia, khususnya persatuan kita di Sulut,” ungkap Steven Kandouw.

Ia menambahkan bahwa banyak orang seringkali terjebak dalam retorika, dialektika yang diakibatkan berbagai perbedaan.

“Yang bisa satukan kita adalah olahraga. Jadi KONI Sulut selain dorong meraih prestasi, mari kita utamakan persatuan,” ujar Ketua KONI Sulut terpilih ini.

Untuk itu, ia berharap insan olahraga harus menghilangkan batas-batas yang berlatar agama, suku apalagi politik.

“Dalam olahraga, kita benar-benar murni berprestasi dan bersatu untuk Sulut,” tandanya.

IMG_20210327_151118_640x480

Steven Kandouw pun menegaskan beberapa poin penting untuk kemajuan KONI Sulut diantaranya;

Pertama, penyiapan bibit atlit yang mumpuni, terlatih dan bisa berprestasi di ajang nasional pun internasional.

“Kita sepakat untuk jangan lagi membeli atlit dari luar Sulut. Kita punya segudang atlit yang berjaya di Cabor apapun,” kata Steven Kandouw.

Kedua, Pembenahan infrastruktur olahraga di beberapa tempat diantaranya Manado, Minut, Bitung, Minahasa.

Ketiga, Kesiapan SDM yang memiliki mindset yang bisa merangkul baik pengurus maupun atlit di semua Cabor.

Keempat, Anggaran untuk kegiatan olahraga dikelola KONI Sulut, dan tidak hanya terbatas pada instansi Dispora diantaranya anggaran untuk menuju PON Papua 2021.

Kelima, Iven setiap Cabor juga didorong selain untuk mempersiapkan para atlit untuk suatu iven yang lebih besar, akan tetapi juga untuk iven-iven daerah.

Keenam, Integritas yang harus dimiliki setiap pengurus Cabor olahraga untuk memenej anggaran yang dialokasikan, dan sikap terbuka terhadap pengelolaan anggaran. “Soal anggaran ini, harus terbuka dan bisa diakses,” ucap Kandouw.

Sebelumnya, Gubernur Olly Dondokambey SE membuka Musorprov KONI Sulut 2021.

Gubernur Olly dalam sambutan mengingatkan agar KONI  Sulut mendorong atlet lokal untuk tampil di tingkat nasional dengan tidak mengambil atlit dari luar Sulut.

Gubernur Olly juga meminta agar Kabupaten/ Kota terus membina cabang olahraga.

Diketahui, Gubernur Olly merupakan Ketua Umum KONI Sulut Periode 2016-2020.

Pada Musorprov KONI 2021 ini, Gubernur Olly tidak ikut sebagai kandidat. (Ferry)

About Ferry Assa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*