http://mediamanado.com/wp-content/uploads/2014/05/iklan10a1.jpg
Breaking News

Tiga Lembaga di Sulut Ini Siapkan Makanan Bagi Dua Ribuan Warga Terdampak Covid-19 Setiap Hari

Gubernur Olly Dondokambey SE didampingi Kapolda Sulut dan Pangdam XIII/ Merdeka saat memberikan keterangan kepada wartawan, Senin (04/05/2020)

Gubernur Olly Dondokambey SE didampingi Kapolda Sulut dan Pangdam XIII/ Merdeka saat memberikan keterangan kepada wartawan, Senin (04/05/2020)

 

MANADO, MediaManado.com – Ada berbagai strategi penanganan dampak Covid-19 yang terus diupayakan pemerintah, salah satu diantaranya pengadaan Dapur Lapangan.

Dapur Lapangan ini diadakan tiga lembaga yakni TNI, Polri dan Pemerintah Provinsi Sulut yang bersatu melawan dampak Covid-19.

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE bersama jajaran Forkopimda Sulut pun melaunching dapur lapangan TNI-Polri dan Pemprov Sulut Bersatu melawan Covid-19 di Ex Batalyon 712 Teling, Manado, Senin (04/05/2020).

Gubernur Olly mengatakan, Dapur Lapangan ini setiap harinya sanggup menyediakan makanan bagi ribuan masyarakat Sulut yang terdampak Covid-19.

“Rencananya tiga hari Dapur Lapangan, kita action dulu dan kita lihat perkembangan. Kita akan pindah juga di daerah-daerah lain selama bulan puasa ini. Kita akan cek juga di tempat-tempat, dimana masyarakat perlu untuk kita memberikan bantuan secara langsung,” kata Gubernur Olly.

“Setiap hari dua ribu, selama tiga hari (action). Lalu kita evaluasi selama tiga hari ini, manfaat dan dampaknya, supaya kita akan lanjutkan lagi beberapa hari kemudian,” sambung Gubernur Olly.

Pada kesempatan yang sama, Orang Nomor Satu di Bumi Nyiur Melambai ini juga mengatakan kesiapan Laboratorium PCR di BTKLPP Kelas I Manado yang sudah beroperasi untuk memeriksa swab tes Covid-19.

“Hari ini juga kita bersyukur karena Laboratorium untuk tes Covid l-19 sudah bisa berjalan. Jadi kita tidak perlu lagi mengirim ke Jakarta dan Makassar. Nah, minggu depan mungkin laboratorium kedua juga sudah bisa beroperasi. Laboratorium pertama ini bisa beroperasi dalam satu hari, memeriksa 92 orang. Tadi kita sudah ambil langkah-langkah seluruh orang yang ada di Rumah Singgah tidak rapid test lagi, tapi langsung swab tes, agar supaya kita tahu dalam waktu satu hari, mana yang positif dan mana yang negatif, sehingga Rumah Singgah kita ini, bisa dimanfaatkan lagi yang lain,” terang Gubernur Olly. (Ferry/*)

About Ferry Assa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*