http://mediamanado.com/wp-content/uploads/2014/05/iklan10a1.jpg

Turis China Takut Pulang, Imigrasi Manado akan Menyurat ke KemenkumHam

Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM Sulut Lumaksono didampingi Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Manado Arthur Mawikere dan Kepala Kantor Rumah Detensi Imigrasi Manado Novly T.N Momongan, Kamis (30/01/2020)

Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM Sulut Lumaksono didampingi Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Manado Arthur Mawikere dan Kepala Kantor Rumah Detensi Imigrasi Manado Novly T.N Momongan, Kamis (30/01/2020)

MANADO, MediaManado.com – Beberapa turis China yang masih berada di Sulut, merasa khawatir dan takut untuk kembali ke negaranya, akibat Virus Corona.

Mereka pun mengontak Kantor Imigrasi Kelas I TPI Manado untuk mendapatkan kemudahan perpanjangan Izin tinggal sementara hingga Virus Corona tidak lagi menjadi ancaman bagi mereka.

“Memang, ada beberapa orang turis asal China yang menghubungi kami, karena mereka takut untuk kembali ke negaranya, yang saat ini dilanda Virus Corona. Terkait hal ini, kami akan berkoordinasi dan menyurat ke Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Sulut dan ke KemenkumHam Pusat,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Manado Arthur Mawikere, Kamis (30/01/2020).

Menurut Arthur, Koordinasi itu dilakukan agar pihaknya memperoleh petunjuk tentang langkah yang akan diambilnya, bilamana adanya permohonan secara resmi dari para turis China yang enggan kembali ke negara asalnya.

“Ini Force Majeure, kondisi atau keadaan tertentu. Sehingga bisa saja ada langkah bijak dari Kementerian bagi mereka yang mengalaminya. Kami tinggal menunggu masuknya permohonan resmi dari turis China yang merasa takut untuk kembali ke negaranya, ” terang Kepala Imigrasi Kelas I TPI Manado ini.

Di satu sisi, Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM Sulut Lumaksono sepakat atas langkah yang diambil Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE untuk menutup sementara penerbangan dari sejumlah kota di China menuju Manado.

“Kami sepakat (penutupan sementara penerbangan China – Manado), karena Pemprov Sulut mau melindungi WNI, khususnya warganya,” ucap Lumaksono.

Menurut dia, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Manado juga sudah menetapkan bahwa per tanggal 1 Februari 2020, tidak akan mengizinkan turis asal China masuk ke Manado. Hal ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah yang menutup sementara penerbangan dari China menuju Manado.

“Memang saat ini masih ada jadwal penerbangan ke China, tetapi hanya membawa pulang para turis China yang telah berakhir masa liburan dan masa tinggalnya di Manado. Tapi untuk kembali ke Manado, pesawat hanya membawa kru dan bukan lagi turis China. Jadi pada prinsipnya, kami mendukung penutupan sementara penerbangan dari China oleh Pak Gubernur Sulut, demi kebaikan bersama,” terang Lumaksono seraya menambahkan bahwa pihaknya terus mengawasi gerak Warga Negara Asing di daerah ini, termasuk masa tinggal para turis.

Memang sejak merebaknya Virus Corona di Wuhan China, sejumlah negara tujuan penerbangan dari China mulai waspada. Bahkan Pemerintah China bersikap tegas, bahkan melarang warganya untuk bepergian keluar negeri tanpa terlebih dahulu kesehatan warganya diperiksa otoritas setempat.

Gubernur Olly Dondokambey SE juga telah menyatakan bahwa penerbangan dari sejumlah kota di China menuju Manado, untuk sementara waktu ditutup, mengingat jangan sampai Virus Corona masuk ke Sulut. (Ferry)

About Ferry Assa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*