http://mediamanado.com/wp-content/uploads/2014/05/iklan10a1.jpg
Breaking News

Wagub Kandouw Akui UMKM Penyumbang Pertumbuhan Ekonomi Sulut di Masa Pandemi

IMG-20210812-WA0033

 

MANADO, MediaManado.com – Semangat dan kerja keras Usaha Mikro Kecil dan Menengah ikut menjadi penyumbang pada pertumbuhan ekonomi daerah, meski Sulawesi Utara diterpa Pandemi Covid-19 hampir dua tahun belakangan ini. Malahan, ekonomi Sulawesi Utara pada triwulan II-2021 tumbuh 8,49 persen (yoy) melebihi pertumbuhan rata-rata ekonomi Indonesia triwulan II-2021 sebesar 7,07 persen (yoy).

Menurut Wakil Gubernur (Wagub) Drs Steven OE Kandouw, pertumbuhan ekonomi Sulut, ikut disumbang sektor UMKM yang terus survive di tengah kondisi Pandemi Covid-19.

Hal ini disampaikan Wagub Kandouw saat menghadiri Puncak Hari UMKM Nasional ke-6 Tahun 2021 yang mengangkat tema ‘Ekosistem Untuk Transformasi UMKM Masa Depan’ di God Bless Park Manado, Kamis (12/08/2021).

Wagub Kandouw menambahkan, survive-nya UMKM meski berada dalam kondisi apapun, dipengaruhi juga oleh iktiar, semangat untuk terus berkarya menghasilkan produk yang berkualitas dan laku di pasaran.

Apalagi, kata Wagub Kandouw, permodalan yang digulirkan lembaga keuangan seperti bank, dimanfaatkan oleh UMKM agar mampu bertahan. Hanya saja, pengelolaan manajemen keuangan, masih menjadi kendala, sehingga ada dunia usaha yang tidak bertahan akibat tidak tahu mengatur sistem keuangan.

Pada kesempatan ini, Wagub Kandouw memberikan apresiasi kepada Kantor Wilayah BRI Sulut, Telkomsel, serta para pelaku usaha atau pelaku UMKM di daerah yang telah bersinergi mendukung perkembangan produk-produk UMKM Lokal dan juga mendukung pemulihan kondisi daerah dari pandemi yang masih terjadi.

Wagub Kandouw menilai para pelaku UMKM di daerah memiliki kendala mulai dari marketing, packaging, branding hingga kualitas.

Untuk itu, maka UMKM patut menghasilkan produk lokal dan kerajinan yang kreatif dan berkualitas sehingga dapat bersaing di tengah pasar, serta menguasai teknologi informasi yang merupakan strategi dalam pengembangan UMKM.

“Memang membutuhkan komitmen yang kuat dan konsisten dalam mengembangkan produk-produk lokal. Untuk itu mari kita saling support, jangan pernah menyurutkan semangat untuk memberi dampak baik dan manfaat bagi pengembangan UMKM di Provinsi Sulawesi Utara,” ungkap Wagub Kandouw.

Kegiatan dilanjutkan dengan Penyerahan bantuan secara simbolis, yaitu:
1. Hibah barang bagi 70 UMKM di Sulut.
2. Bantuan Produktif bagi usaha mikro sebesar Rp 288 M untuk 190.049 pelaku usaha.
3. Bantuan KUR Bank Rakyat Indonesia bagi pelaku usaha dengan total Rp 678 M untuk 24.664 Debitur.
4. Bantuan PKH bagi Masyarakat Sulut sebesar Rp 69 M untuk 54.739 keluarga penerima manfaat.
5. Bantuan sembako sebesar Rp. 83 M untuk 85.392 keluarga penerima manfaat.

Hadir dalam kegiatan ini Wakil Walikota Manado, Richard Sualang, Kepala BI Perwakilan Prov. Sulut, Perwakilan BRI, Kadis Koperasi dan UKM Prov. Sulut dan Pejabat terkait lainnya. (*/ferry)

About Ferry Assa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*