http://mediamanado.com/wp-content/uploads/2014/05/iklan10a1.jpg
Breaking News

Wagub Kandouw: Semua Daerah Diberikan Proporsi, Tidak Ada Dianaktirikan

Wakil Gubernur Sulut Drs Steven OE Kandouw saat menanggapi aspirasi Anggota DRPD dari Dapil masing-masing, Selasa (15/09/2020)

Wakil Gubernur Sulut Drs Steven OE Kandouw saat menanggapi aspirasi Anggota DRPD dari Dapil masing-masing, Selasa (15/09/2020)

 

MANADO, MediaManado.com – Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs Steven O.E. Kandouw menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara tetap bersikap proporsional terkait kebutuhan infrastruktur di daerah. Dengan begitu, tidak ada daerah di Sulut yang dianaktirikan.

Hal itu disampaikan Wagub Kandouw saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Sulut dalam rangka Tutup Masa Sidang II dan Buka Masa Sidang III T.A. 2020, serta Hasil Reses II tahun 2020 di Kantor DPRD Sulut, Selasa (15/09/2020).

Ia memastikan setiap tahun selalu dianggarkan Pemprov.

“Semua daerah diberikan proporsi terkait infrastruktur. Tidak pernah menganaktirikan daerah tertentu,” kata Wagub Kandouw menanggapi aspirasi Anggota DRPD dari Dapil masing-masing.

Ia pun mengapresiasi kinerja DPRD Sulut yang selalu mengutamakan aspirasi masyarakat demi kemajuan Sulut di berbagai sektor.

Sebelumnya hasil reses disampaikan perwakilan dari masing-masing daerah pemilihan.

Untuk daerah pemilihan Bitung-Minut, hasil reses dibacakan oleh anggota DPRD Netty Agnes Pantouw. Daerah pemilihan Kota Manado dibacakan oleh legislator Amir Liputo. Daerah Pemilihan Nusa Utara oleh Ronald Sampel, daerah pemilihan Bolmong Raya oleh James Tuuk, daerah pemilihan Minsel-Mitra oleh Sandra Rondonuwu, serta daerah pemilihan Minahasa-Tomohon oleh Imelda N Rewah.

Dari ratusan aspirasi yang dijaring para legislator di enam daerah pemilihan, masalah infrastruktur menjadi pengeluhan masyarakat.

Diantaranya pembangunan infrastruktur DAS Tondano, pembangunan jalan di Nusa Utara, layanan PLN hingga tambatan perahu nelayan juga disampaikan warga.

Salah satunya di Kanonang, Kecamatan Kawangkoan Barat serta Kecamatan Kauditan Minut.

Wagub Kandouw pun kemudian diberi kesempatan merespon

“Dapil I (Kota Manado) menyampaikan aspirasi soal infrastruktur DAS Tondano, ada juga tambatan perahu nelayan, termasuk layanan PLN,” kata Wagub memastikan semuanya akan masuk jadi catatan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sulut.

Tambahnya, layanan prima termasuk pelayanan PLN lama disuarakan jadi catatan.

Dapil II (Minut-Bitung), kata Wagub menyampaikan soal jalan pinggiran jalan tol. Ada juga yang mengeluhkan soal banjir karena masalah jalan tol. “Nanti kita rapatkan dengan Jasa Marga,” tandas Wagub Kandouw.

Secara khusus ia menyampaikan terima kasih kepada perwakilan Dapil II, Netty Agnes Pantow sudah membacakan semua aspirasi. Dari Dapil III (Nusa Utara), Wagub merespon soal pembangunan Jalan. Wagub Kandouw memastikan setiap tahun selalu dianggarkan Pemprov.

Dari Dapil III (Nusa Utara), Wagub merespon soal pembangunan Jalan. Ia memastikan setiap tahun selalu dianggarkan Pemprov.

“Khusus Nusa Utara bisa di jamin Ketua TAPD itu Pak Edwin Silangen, tidak akan melupakan Nusa Utara. Semua aspirasi akan kita elaborasi,” kuncinya.

Pada rapat yang dipimpin Wakil ketua DPRD, Victor Mailangkay tersebut juga digelar paripurna penyampaian kinerja Alat Kelengkapan DPRD. Mulai dari Pimpinan Dewan, Badan Anggaran, Badan Pembentukan Peraturan Daerah, Badan Kehormatan serta empat komisi yang ada di DPRD Sulut. (Ferry/*)

About Ferry Assa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*