http://mediamanado.com/wp-content/uploads/2014/05/iklan10a1.jpg
Breaking News

Walikota MJL Optimis Bitung Tidak Akan Resesi, Karena Masyarakat Miliki Daya Beli Terhadap Produksi UKM

IMG-20200915-WA0119
BITUNG, MediaManado.com – Walikota Bitung Maximiliaan Jonas Lomban (MJL) optimis Bitung tidak akan mengalami resesi ekonomi, meski Indonesia pada tri wulan III masuk dalam kondisi resesi.

Hal itu disampaikan Walikota MJL saat membuka secara resmi Pelatihan Kewirausahaan Dana Alokasi Khusus Non Fisik, Peningkatan Kapasitas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah bagi UMKM di Kota Bitung, sekaligus penyerahan secara simbolis bantuan dana bergulir bagi Koperasi dan UMKM bertempat di STIE Petra Bitung, Selasa (15/09/2020).

“Saya yakin, kita di Bitung tidak resesi, Bila nantinya secara global, Indonesia masuk skala resesi di tri wulan III nanti,” tandas Walikota MJL di hadapan para peserta pelatihan.

Walikota MJL beralasan, masyarakat Kota Bitung memiliki daya beli terhadap produk yang dihasilkan UKM, sehingga perputaran sistem ekonomi di tingkat bawah berjalan lancar. Titik keseimbangan antara penawaran dan permintaan tetap ada.

“Untuk itu, saya berharap usaha mikro kecil harus terus bersemangat untuk tetap berproduksi, karena masyarakat memiliki daya beli,” ujar MJL.

IMG-20200915-WA0114

Dari mana masyarakat memiliki daya beli ? MJL menjelaskan, diantaranya dana yang bersumber dari APBD dan APBN yang cepat disalurkan melalui kebijakan-kebijakan populis, baik pemberian modal usaha, pemberian sembako, maupun pemberian bantuan langsung seperti penyaluran BLT dan dana bagi Lansia.

“Dengan adanya daya beli masyarakat, maka produk mikro kecil bisa dibeli, sehingga ekonomi bisa berputar di daerah,” tandas MJL sambil mengatakan, pihaknya terus mendorong agar realisasi APBD Kota Bitung cepat dilakukan agar masyarakat tidak mengalami resesi ekonomi kelak.

Hal itu dilakukan MJL karena sejalan dengan kebijakan Presiden Joko Widodo, yang menghendaki agar seluruh Kepala Daerah segera merealisasikan APBD guna menghindari terjadinya resesi ekonomi di tri wulan III dan IV.

“Tentunya, kita menyalurkan bantuan-bantuan itu, sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku,” ujar MJL.

Malahan dalam pekan ini, Walikota MJL akan menjalankan kebijakan populis seperti pemberian bantuan bagi para mahasiswa dan Lansia.

IMG-20200915-WA0121

“Ada sekira Rp 5 miliar akan beredar di Bitung pada pekan ini. Untuk mahasiswa diberikan Rp 1 juta. Ada 1200 mahasiswa, berarti ada Rp 1,2 Miliar beredar di kalangan mahasiswa. Belum lagi bantuan bagi 13 ribu Lansia. Setiap Lansia Rp 300 ribu, berati ada Rp 3,9 miliar. Totalnya, sekira Rp 5 miliar,” terang MJL.

Ini merupakan kebijakan-kebijakan yang dilakukan pemerintah daerah, khususnya Pemkot Bitung oleh Walikota MJL, termasuk realisasi dana Rp 600 juta di setiap kelurahan.

Dana di kelurahan ini, diminta Walikota MJL untuk dimanfaatkan dengan baik guna membantu masyarakat setempat. Selain itu, dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk pengadaan masker yang kini menjadi salah satu hal yang sangat penting guna memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19.

Hanya saja, Walikota MJL meminta untuk pengadaan masker bagi masyarakat, pihak kelurahan patutlah melibatkan usaha mikro kecil ataupun kelompok usaha seperti penjahit di wilayah tersebut.

“Ini dimaksud, dengan keterlibatan usaha kecil seperti penjahit, kita mendapatkan masker, tapi yang yang kita belikan itu, berputar di Bitung saja, tidak keluar. Jadi perputaran uang dan ekonomi di masyarakat, tetap berjalan,” kata MJL.

Selain itu, MJL meminta agar UKM di Bitung sedapat mungkin bisa difasilitasi instansi terkait seperti Dinas Koperasi Kota Bitung untuk mendapatkan kredit dari dana Rp 1 triliun yang ditempatkan di Bank SulutGo guna pemulihan ekonomi nasional di daerah.

IMG-20200915-WA0122

“Dana ini merupakan kebijakan bapak Presiden Joko Widodo untuk pemulihan ekonomi masyarakat. Saya malahan sudah mengusulkan kepada direksi Bank SulutGo agar minimal 50 persen alokasi dana dari Rp 1 triliun dimanfaatkan bagi kegiatan usaha masyarakat kecil,” terang MJL.

Bilamana, kredit ini diperoleh UMKM Bitung, maka kegiatan-kegiatan usaha mikro kecil pun bisa terus tumbuh, sehingga hasil produksinya tetap tersedia dan memenuhi permintaan konsumen atau masyarakat.

“Makanya, saya berharap Dinas Koperasi dapat memfasilitasi, bagaimana UKM di Kota Bitung bisa mendapatkan dana dari Rp 1 triliun itu,” kata MJL.

“Makanya, UKM harus bersemangat, ciptakan produk, yakin kan kita punya pasar, karena rakyat punya daya beli,” tandas MJL.

Dengan begitu, Walikota MJL sekali lagi menyatakan bahwa Bitung tidak akan mengalami resesi, karena baik daya beli masyarakat, produk yang tersedia maupun permodalan dan managemen usaha kegiatan diperkuat, sehingga ekonomi masyarakat terus berputar. (Tim)

About Ferry Assa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*