http://mediamanado.com/wp-content/uploads/2014/05/iklan10a1.jpg

Warisan “Dosa” Lama Tanggungan JG-KWL di Pemerintahan Minut

Bupati Joune Ganda bersama wakil Bupati Kevin Wiliam Lotulung memberikan sambutan pada acara Sertijab, Jumat (26/02) malam di Sutan Raja Hotel Maumbi.

Bupati Joune Ganda bersama wakil Bupati Kevin Wiliam Lotulung memberikan sambutan pada acara Sertijab, Jumat (26/02) malam di Sutan Raja Hotel Maumbi.

MINUT, Mediamanado –┬áSebab saat ini kami bukan hanya memulai dari nol tapi dari mines. Demikian ungkapan Bupati Joune Ganda usai Sertijab di Sutan Raja Hotel Jumat (26/02/21) malam, kepada sejumlah wartawan saat konferensi pers.

Menurut Bupati JG, permasalahan yang kompleks ini harus diselesaikan dalam waktu cepat. Sehingga, tidak menjadi berlarut-larut. Salah satu yang menjadi fokus Pemerintahan JG-KWL adalah masalah dana Covid yang menjadi temuan BPK berdasarkan hasil pemeriksaan dengan tujuan tertentu (PDTT) terdapat Rp 65 miliar yang terindikasi merugikan keuangan daerah.

“Khusus untuk TGR dana Covid harus dibereskan dalam waktu cepat. Saya dan pak Kevin akan minta bantuan Pemprov untuk bersinergi menyelesaikan masalah ini. Dan kalau tidak diselesaikan maka harus ada pihak yang bertanggung jawab,” tegas Bupati JG.

Pasangan JG-KWL saat serah terima jabatan dengan Plh. Bupati Jimmy Kuhu yang juga Sekdakab Minut.

Pasangan JG-KWL serah terima jabatan dengan Plh. Bupati Jimmy Kuhu yang juga Sekdakab Minut.

Wakil Bupati Kevin Wiliam Lotulung, menyebutkan jika dalam pemerintahannya dengan Bupati JG, agar tercipta sinergitas yang baik dengan para OPD. Sehingga, apa yang direncanakan dan apa yang dicita-citakan untuk kemajuan Minut boleh terlaksana dengan baik.

“Sebagai orang muda, saya butuh bantuan masukan kepada kepala-kepala OPD agar terjalin sinergitas yang baik. Namun demikian, sebagai kaum milenial, kami bekerja lebih fokus dan terarah,” jelas Wabup Kevin saat menghadiri orientasi bersama kepala OPD Pemkab, pekan lalu.

Personil komisi I DPRD yang juga ketua Demokrat Minut, Stendy Rondonuwu kepada wartawan, bahwa permasalahan yang kompleks pasca ditinggal Pemerintahan lama akan menjadi tanggungan dari pasangan JG-KWL.

“Pak Joune dan Kevin bukan langsung menikmati sebuah hasil yang sudah diraih di Pilkada. Justru setelah dilantik banyak tugas tanggungjawab sebagai kepala daerah dan wakil kepala daerah yang harus dibenahi di Pemkab Minut.

Permasalahan aset harus dituntaskan, baik itu berupa tanah maupun aset bergerak lainnya. Sebab, banyak aset Pemkab yang tidak jelas selama pemerintahan sebelumnya. Kami dari fraksi demokrat di DPRD akan seriusi masalah ini,” tegas Stendy seraya mengucapkan selamat atas dilantiknya JG-KWL.

Selain permasalahan aset tersebut, tokoh pemuda minahasa utara, Wiliam Simon Luntungan juga angkat bicara soal masalah-masalah di Pemkab Minut. Terkait kinerja pelayanan yang tidak hanya buruk namun bobrok. Hal tersebut harus diberantas oleh JG-KWL. Diantaranya adalah pelayanan publik dan sejumlah proyek APBD maupun APBN yang terindikasi tidak rampung.

“JG-KWL harus memberantas oknum-oknum yang dalam rezim lama hanya ingin dilayani tapi tidak ingin melayani. Karena tidak menunjukkan karekater dari pasangan JG-KWL yang tampak ingin memberi diri melayani masyarakat. Juga terkait masalah proyek yang tidak rampung namun sudah dicarikan seratus persen, agar dapat diusut. Karena itu merupakan sebuah perampokan,” ujar mantan Dirut PUD Klabat tersebut.(**)
Penulis: Sweidy Pongoh

About Sweidy Pongoh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*