
MANADO, MediaManado.com – Keluarga Besar Rajawali Corpora, Archi Indonesia, PT Meares Soputan Mining (MSM), dan PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN) mendapat apresiasi dari Pemprov Sulut terkait rasa simpati dan empati membantu warga korban bencana, terlebih anak-anak korban bencana yang sebagian besar menerjang Kota Manado akhir pekan silam.
“Membantu dan meringankan beban masyarakat yang menjadi korban bencana dari pihak PT MSM – PT TTN adalah tindakan respons yang begitu baik. Ada kepedulian dan solidaritas bagi mereka yang menjadi korban bencana, apalagi terhadap anak-anak korban bencana. Kepada siapa anak-anak ini mengadu, selain ada simpati dan empati dari kita,” ungkap Wakil Gubernur Sulut Drs Steven OE Kandouw di tengah tengah merayakan pra Natal Jurnalis Independen Pemprov Sulut (JIPS) di lobi utama Kantor Gubernur Sulut, Selasa (19/12/2017) sore.
Wagub Kandouw meminta pihak swasta lainnya untuk memiliki rasa empati dan simpati untuk membantu warga korban bencana alam mengikuti jejak perusahaan tambang yang berlokasi di Tokatindung, Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara ini.
“Tolong ditulis. Saya minta perusahaan lain, memiliki rasa simpati dan empati terhadap korban banjir dan tanah longsor yang barusan terjadi. Contohilah PT MSM dan PT TTN yang tanpa diminta, begitu repons dan memiliki kepedulian,” ujar Wagub Kandouw sambil menitipkan salam dan terima kasih pada jajaran managemen PT MSM/TTN serta Piter Sondakh.
Didampingi pihak perusahaan, Wagub Kandouw menyerahkan bantuan kepada anak-anak korban bencana alam yang ikut dihadirkan panitia penyelenggara Natal JIPS untuk ikut bersukacita merayakan kelahiran sang bayi mungil Raja Damai.
Corporate Secretary dan Government Archie Indonesia, FX Edgar Affandy mengatakan, pihaknya merasa tergerak untuk membantu anak-anak korban bencana sebagai bagian dari tanggungjawab kemanusiaan dan solidaritas bagi mereka yang perlu dibantu.
“Apapun yang terjadi, termasuk bencana alam, tidak boleh menghambat aktifitas anak anak untuk dapat bersekolah. Hal ini yang memicu kami, untuk peduli dengan anak anak korban banjir,” tandas Edgar seraya menyampaikan bahwa bantuan yang diserahkan kepada anak-anak korban bencana terdiri atas peralatan belajar, peralatan mandi handuk, tas sekolah dan pakaian.
Manager Community PT MSM dan PT TTN, Yustinus Setiawan mengatakan, pemilihan peralatan mandi dan sekolah bagi anak anak, karena hal ini merupakan kebutuhan mendesak.
“Kami berharap, bantuan ini bukan hanya sebagai program Corporate Social Responsbility (CSR) perusahaan, namun dapat juga memotivasi anak anak, untuk tetap bersekolah sekalipun ditengah situasi yang masih memprihatinkan,” ujarnya.
Ditambahkan, dalam pekan ini, PT MSM dan PT TTN akan on the spot ke lokasi bencana, untuk menyalurkan secara langsung bantuan natura kepada warga yang tertimpa bencana.
Adapun ibadah pra Natal JIPS bersama anak-anak korban bencana dipimpin Pdt Seska Pangaila-Paraso MTh dan dihadiri Asisten III Ir Roy roring MSi, Kadis Ir Happy Korah MSi, Pembina JIPS Karo Infrastruktur dan Perlengkapan Setda Jemmy Ringkuangan, Plh Karo P-KKP Drs Fery Sangian, Kabag TUP, Kabag Humas, dan undangan lainnya. (ferry assah)






