http://mediamanado.com/wp-content/uploads/2014/05/iklan10a1.jpg
Breaking News

BPKP “Kuliti” BLUD Rumah Sakit Maria Walanda Maramis

Direktur RSUD Maria Walanda Maramis serta jajaran dan Dokter foto bersama Narasumber dari BPKP usai kegiatan Bimtek.

Direktur RSUD Maria Walanda Maramis serta jajaran dan Dokter foto bersama Narasumber dari BPKP usai kegiatan Bimtek.

MINUT, Mediamanado – Selama Empat hari lamanya, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulawesi Utara menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Maria Walanda Maramis.

Hal tersebut disampaikan Direktur RSUD dr. Sandra Rotty MM, selesai penutupan pelaksanaan kegiatan yang berlangsung sejak Selasa 21 hingga 24 September 2021 di ruang rapat rumah sakit.

Screenshot_20210924-235156_WhatsApp

Menurut Dokter Sandra, tujuan Bimtek ini terkait Pengukuran dan Pelaporan Kinerja Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Maria Walanda Maramis.

Screenshot_20210924-235137_WhatsApp

Dimana, berdasarkan arahan dan bimbingan dari BPKP, bahwa terkait sistem yang diterapkan oleh setiap unit dalam
memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mempunyai fleksibilitas dalam pola pengelolaan keuangan sebagai pengecualian dari ketentuan pengelolaan keuangan pada umumnya. (sesuai Permendagri Nomor 79 Tahun 2018)
“Adapun BLUD tidak berarti membuat OPD baru tetapi lebih kepada sistem atau tata cara pengelolaan keuangan. Untuk BLUD Kesehatan adalah entitas quasi non profit, artinya tidak mengutamakan mengejar keuntungan dari biaya pelayanan kesehatan yang diperoleh tetapi mengutamakan efektivitas dan efisiensi pelayanan yang prima.
Tentunya juga, pengukuran dan pelaporan suatu kinerja merupakan gambaran mengenai bagaimana tingkat pencapaian pelaksanaan suatu kegiatan dalam mewujudkan sasaran, tujuan, visi dan misi organisasi dimana itu akan tertuang dalam perencanaan strategis (strategic planning) suatu organisasi.
Oleh karenanya, maka pengukuran dari suatu kinerja perlu dilakukan untuk mengetahui bagaimana keberhasilannya,” ujar Direktur sembari menambahkan jika hal ini juga menjadi salah satu indikator untuk menuju pada peningkatan status rumah sakit dan menjadikan RSUD sebagai Rumah Sakit Rujukan Pariwisata.

Dalam Pengukuran kinerja BLUD, sebagaimana ditambahkan Dokter Sandra, sangat penting untuk menilai akuntabilitas dalam pelayanan publik yang lebih baik.
“Akuntabilitas disini bukan sekedar kemampuan menunjukkan uang publik dibelanjakan, akan tetapi juga meliputi kemampuan menunjukan bahwa uang publik tersebut telah dibelanjakan secara ekonomis, efisien, dan efektif,” tukas Direktur. (**)

Penulis: Sweidy Pongoh

About Sweidy Pongoh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*