Bupati Joune Ganda jadi Duta Indonesia: Promosikan Pariwisata dan Kolintang di Pameran Dagang L’Artigiano In Fiera 2022 Milan Italia

oleh -1027 Dilihat
Ketua DPD PINKAN Sulut Joune Ganda tampak memberikan hibah alat musik Kolintang yang diterima perwakilan RI di Italia.

MINUT, Mediamanado – Kolintang Go to Unesco bukan hanya sebatas harapan namun upaya dan tindakan yang terus dilakukan oleh Persatuan Insan Kolintang Nasional (PINKAN) Indonesia.

 

Ketua DPD PINKAN Sulut yang adalah Bupati Minahasa Utara Joune J.E. Ganda, S.E., M.A.P., menyerahkan satu set alat musik kolintang kepada Kepala Perwakilan Republik Indonesia di Roma Italia, Lefianna Hartati Ferdinandus pada event The Trade Mission L’Artigiano in Fiera 2022 di Milan, Italia, Sabtu 3 Desember 2022.

Ajang promosi bisnis Artigiano di Fiera Milan merupakan pameran dagang ritel terbesar di Italia berlangsung sejak tanggal 3 hingga 11 Desember 2022 mendatang, KBRI Roma bersama dengan ITPC Milan menghadirkan Restoran Indonesia (Cinta Rasa) dan Stan Pariwisata.

Pada momen yang dihadiri oleh para pebinis dan perusahaan kerajinan besar sedunia ini, para pengunjung dihibur dengan permainkan group Kolintang binaan DPD PINKAN Sulut, Indonesia. Kesempatan tersebut juga dilanjutkan dengan penandatanganan serah terima hibah aset kolintang antara Bupati Minahasa Utara Joune J.E. Ganda, S.E., M.A.P, dan Kepala Perwakilan RI Roma Lefianna Hartati Ferdinandus.

Dalam acara tersebut Charge d’Affaires dari KBRI, Ibu Lefianna Hartati Ferdinandus mengawali sambutanya dengan memperkenalkan kolintang.

“Pertama-tama, kami akan memperkenalkan kolintang kepada Anda. Kolintang atau gambang Indonesia adalah seperangkat alat musik tradisional yang berasal dari Minahasa (Sulawesi-Utara). Kolintang termasuk dalam kelompok alat musik perkusi bernada. Sebagai alat musik idiofonik, sumber bunyi kolintang berasal dari bilah getarnya yang dipukul dengan tongkat khusus. Kolintang sudah ada sejak zaman dahulu untuk ritual adat pemujaan arwah leluhur oleh masyarakat. Sejak masuknya agama Kristen ke tanah Minahasa, Kolintang tidak lagi difungsikan sebagai pengiring ritual adat, melainkan sebagai pengiring tarian, pengiring lagu, atau pertunjukan musik,” ucapnya.

Lefianna Hartati Ferdinandus mengungkapkan terima kasih ketika mengetahui delegasi Provinsi Sulut akan memberikan kolintang kepada KBRI Roma. “Kolintang akan berguna untuk memperkenalkan musik dan budaya Indonesia di Italia,” ujarnya.

Bupati Minut Joune Ganda yang juga ketua Pengurus Persatuan Insan Kolintang Indonesia, Sulut (PINKAN) menuturkan, dengan tampilnya group kolintang di ajang internasional menjadi salah satu momentum promosi seni – budaya Sulut sekaligus menjadi satu sinkronisasi dari upaya DPP PINKAN Indonesia yang kini mendengungkan “Kolintang Go To Unesco”.

Joune Ganda menegaskan keberadaan group Kolintang ini dalam rangka mendukung tim promosi dari Dekranasda Sulut dan Kabupaten Minut sekaligus misi promosi UMKM Indonesia.

“Ini kesempatan emas bagi promosi Pariwisata Minut dan Sulut pada umumnya sekaligus mempertontonkan musik Kolintang,” ujar Joune Ganda.

Turut hadir dalam event The Trade Mission L’Artigiano in Fiera 2022 di Milan Itali, Ketua Dekranasda Sulawesi Utara Ny. Rita Maya Tamuntuan-Dondokambey, Walikota Manado Andre Angouw, Walikota Bitung Ir. Maurits Mantiri, Walikota Tomohon serta di dampingi ketua-ketua dekranasda se-Sulut. Adapun kontingen dari Minahasa Utara yang turut mendampingi Bupati Joune Ganda, yakni Ketua Dekranasda Minut yang juga Ketua TP-PKK Ny. Rizya Ganda-Davega, Kepala Dinas Pariwisata Femmy Pangkerego, Kaban Keuangan Carla Sigarlaki dan Kabag Umum Evelyn Luntungan serta sejumlah personel Kolintang. (Advetorial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.