http://mediamanado.com/wp-content/uploads/2014/05/iklan10a1.jpg
Breaking News

Camat Tikala Langsung Turun Lokasi Bencana Di Wilayah Kerjanya

Lokasi longsor di Kelurahan Taas lingkungan 5, tanah menimbun jalan umum.

Lokasi longsor di Kelurahan Taas lingkungan 5, tanah menimbun jalan umum.

MANADO, MediaManado – Hujan deras yang cukup lama menguyur Wilayah Kota Manado, berdampak pada pemukiman warga berupa bencana alam seperti banjir dang longsor. Walaupun banjir ini tergolong kecil tetapi membuat warga was-was dan harus waspada jangan sampai terjadi bencana besar. Camat Tikala, M Sofyan AP Msi, mengatakan di wilayahnya semua kelurahan terkena musibah bencana banjir. Menurutnya setelah hujan lebat yang cukup panjang, banyak rumah warga yang tergenang air yang meluap dari sungai dan rata-rata yang tergenang air rumah warga yang dekat bantaran sungai.

Camat Tikala, M Sofyan AP Msi, memberikan himbauan kepada warga Banjer Lingkungan 4 dan 5 dilokasi longsor.

Camat Tikala, M Sofyan AP Msi, memberikan himbauan kepada warga Banjer Lingkungan 4 dan 5 dilokasi longsor.

“Setelah dari malam hari saya melakukan pemantauan dan himbauan kepada warga pagi hari saya langsung cek lokasi tempat terjadinya longsor dan ada beberapa tempat diantaranya di Kelurahan Paal Empat, Banjer, Taas, Tikala Baru, dan Kelurahan Ares. Untuk tanah longsor tidak terlalu parah dan tidak ada korban jiwa hanya saja beberapa keluarga mengalami kerugian material karena kena longsor dan pohon tumbang pada bagian badan rumah. Untuk Longsor di Taas lingkungan 5 termasuk berat karena sudah menutupi badan jalan yang sering dilalui warga. Sementara di banjer lingkungan 4 dan 5, ada tanah yang bergeser turun dan untung sajtidak menerjang rumah warga yang lain,” terang Camat seraya menghimbau kepada warga agar tetap waspada jangan sampai lengah dan terbawa suasana alam yang mulai redah dikarenakan sewaktu-waktu cuaca bisa berubah apa lagi sampai ekstrim. (yt)

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*