
MANADO, MediaManado.com – Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE, Sabtu (9/12/2017) melakukan sidak ke Pasar Bersehati Manado dalam rangka melihat ketersediaan bahan pokok itu kepada awak media usai melakukan pemantauan kebutuhan bahan pokok (Bapok) dan harga di tingkat pedagang jelang Natal dan Tahun Baru.
“Jadi, saya kira ini yang perlu kita lihat ternyata harganya bagus, stabil. Disitu juga ada kios Bulog untuk operasi pasar, termasuk beras, minyak, gula, telur serta bahan pokok lainnya. Karena bahan pokok ini sangat berpengaruh bagi warga Sulawesi Utara,” kata Gubernur.
Menurut Gubernur, hingga kini harga bahan pokok masih stabil pada umumnya, sekalipun harga sejumlah bahan pokok lainnya mengalami kenaikan harga sebesar seribu rupiah.
“Walaupun ada kenaikan seribu rupiah bahan pokok lainnya tapi keesokan harinya turun kembali dan kalaupun harganya naik kembali harganya tidak akan meningkat drastis,” tandas Gubernur pilihan rakyat Sulut ini.

Sementara secara terpisah, Kepala BNI Wilayah XI Manado Eko Setiawan menjamin ketersediaan uang rupiah bagi nasabahnya. “Tahun ini, jelang Natal dan Tahun Baru kita menyiapkan Rp 998,8 miliar. Naik 23 persen dari tahun lalu,” kata Setiawan seperti dilansir dari MP Online, Sabtu (9/12/2017) akhir pekan.
Menurut Setiawan, kesiapan dana ini, pada kebutuhan kas mencapai 76 persen di outlet dan 24 persen di ATM. “Khusus Sulut, kita memiliki 27 kantor dan 268 mesin ATM, yang kita jamin pendistribusian uang ke outlet maupun ATM,” ujarnya.
Selain kecukupan pasokan uang, Kanwil XI Manado yang membawahi Sulut, Sulteng, Gorontalo dan Malut ini juga berupaya memastikan ATM BNI siaga 24 jam. “Kita juga tetap menjamin pelayanan di hari libur, khususnya di Kantor Cabang BNI Manado Jl Dotulong, BNI KK Calaca, dan KK Mantos,” tandas Setiawan.
Dengan begitu, baik ketersediaan bahan pokok dan uang rupiah bagi konsumen dan nasabah di daerah ini menjadi kebutuhan yang cukup mendesak, apalagi menjelang perayaan Natal 25 Desember 2017 dan Tahun Baru 1 Januari 2018. (fa/*)





