
JAKARTA – MediaManado.com – Juru Bicara Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Herman Suryatman, membantah isu penelantaran tenaga honorer kategori dua (K2).
Menurutnya, media telah salah kaprah menafsirkan pernyataan Menpan-RB Yuddy Chrisnadi yang disampaikan pada Senin 2 November 2015.
“Pak Menteri tidak pernah mengatakan ada pembatalan, yang benar adalah saat ini dukungan anggaran belum tersedia. Tentu hal tersebut harus dibicarakan secara intensif dengan DPR karena hak budgeting kan ada di DPR, Pak Menteri konsisten memperjuangkan nasib teman-teman,” kata Herman melalui keterangan pers yang diterima wartawan, Selasa (3/11/2015) kemarin.
Para tenaga honorer K2 pun diminta tetap tenang dan tak terprovokasi oleh pemberitaan yang beredar. Sebab, menurutnya, Menpan-RB konsisten memperjuangkan nasib para tenaga honorer tersebut.
Herman menambahkan, sesuai kesepakatan dengan Komisi II DPR, Kemenpan-RB telah melakukan rapat maraton dengan lintas instansi untuk membahas tindak lanjut penanganan tenaga honorer K2.
“Sebagai bukti komitmen kami memperhatikan nasib tenaga honorer K2, saat ini sudah tersusun road map penanganan tenaga honorer K2. Bahkan kami sudah melakukan simulasi serta akan segera melaksanakan verifikasi dan validasi yang komprehensif dengan melibatkan BPKP,” paparnya.
“Persoalannya anggaran kegiatan tersebut, serta untuk penggajiannya nanti apabila dilakukan pengangkatan, tidak teralokasi pada APBN 2016,” lanjut Herman.
EDITOR : INYO. R.





