
AMERIKA SERIKAT – MediaManado.com – Tanggal 22 November 1963 adalah hari yang akan dikenang dalam sejarah Amerika Serikat (AS) karena pada hari itu, Presiden AS ke-35 John Fitzgerald Kennedy tewas ditembak di atas kendaraan yang membawanya berpawai di Dallas, Texas. Kennedy ditembak dua kali, di tenggorokan dan di kepala oleh seorang mantan marinir AS, Lee Harvey Oswald yang kemudian ditangkap tidak lama setelah pembunuhan Kennedy.
Oswald ditangkap atas pembunuhan seorang petugas polisi bernama J.D. Tippit dan pembunuhan Presiden Kennedy. Oswald membantah semua tuduhan tersebut, mengatakan bahwa dirinya hanyalah kambing hitam untuk menutupi pelaku yang sebenarnya.
Pada 24 November 1963, dua hari setelah pembunuhan Kennedy, Oswald, dengan kawalan polisi menuju sebuah mobil lapis baja yang akan membawanya ke penjara daerah. Namun, dia tidak pernah sampai di sana.
Operator sebuah klub malam di Dallas, Jack Ruby muncul dari tengah-tengah kerumunan orang dan menembak Oswald di perut. Peristiwa itu direkam secara langsung oleh stasiun televisi NBC, dan beberapa saluran lainnya. Adegan penembakan Oswald bahkan sempat diabadikan dalam foto oleh beberapa fotografer yang berkumpul di sana.
Oswald dilarikan ke rumah sakit Parkland Memorial Hospital, yang dua hari sebelumnya berusaha menyelamatkan nyawa Kennedy. Nyawa Oswald juga gagal diselamatkan, dia dilaporkan meninggal pada pukul 13.07 waktu setempat karena mengalami pendarahan akibat luka tembak yang dideritanya.
Kematian Oswald memicu sebuah teori konspirasi yang menduga dia dibunuh untuk membungkam keterlibatan mafia Italia dalam pembunuhan Kennedy. Dugaan ini muncul karena Ruby, diketahui memiliki hubungan dengan sindikat kejahatan terorganisir itu.
Sampai hari ini, teori-teori mengenai pembunuhan Kennedy dan Lee Harvey Oswald masih terus dibahas dan diperdebatkan. Beberapa teori bahkan mencurigai adanya campur tangan dinas intelijen AS, CIA dalam dua pembunuhan tersebut.
EDITOR : INYO. R.





