Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Minahasa Tenggara Gelar Baitul Arqom Dasar 3

oleh -81 Dilihat

Mitra, MediaManado.com – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra)
Guna perkuat ideoliogi kepemudaan yang ada, melaksanakan Baitul Arqam Dasar (BAD) 3, sejak Jumat 20 – Minggu 23 Januari 2023.

Kegiatan yang digelar di Tsanawiyah Muhammadiyah Molompar, Kecamatan Belang, mengangkat tema ”menegukan eksistensi gerakan kader untuk penguatan kepemimpinan pemuda muhammadiyah di tingkat cabang dan ranting”.

Ketua Wilayah Muhammadiyah Provinsi Sulawesi Utara, Syamparuddin dalam kesempatan itu mengatakan, untuk kegiatan Baitul Arqom Dasar 3 adalah kegiatan yang sangat penting untuk dilakukan bagi seluruh kader pemuda muhammadiyah.

“Alhamdulilah kami sebagai pimpinan wilayah, sangat mengapresiasi pelaksanaan pengkaderan Arqomdas, karena memang kegiatan seperti ini kami intensivekan untuk setiap daerah-daerah di kabupaten/kota tingkatan PDPM”ucap Syamparuddin.

Menurutnya, pelaksanaan pengkaderan ini tidak sekali ini saja dilakaukan karena BAD ini merupakan salah satu bentuk pengkaderan yang dilakukan oleh persyarikatan Muhammadiyah.

Ia pun berharap adanya BAD ini akan mendapatkan kader-kader yang mumpuni di dalam berorganisasi khususnya bagaimana menjadi kader persyarikatan Muhammadiyah sesungguhnya yang terus berkembang dan menggali potensi diri dalam menegakan amal makruf nahi munkar.

“lewat pelaksanaan BAD ini akan lahir kader-kader yang bertintregitas, amanah dan mampu berkolaborasi dengan pemerintah yang ada bukan hanya untuk muhammadiyah tetapi lebih kusus dalam memajukan kabupaten Mita,”kata Syamparuddin.

Selain itu, PimpinanPimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Mitra, Erwin Kandau juga menyampaikan, terima kasih atas kehadiran Pimpinan wilayah yang hadir untuk membawa materi.

“Alhamdullilah kegiatan BAD ini bisa berjalan dengan baik, peserta diikuti dari 3 cabang yakni, Belang, Ratatotok dan Molompar, serta dihadiri langsung pimpinan wilayah, sekertaris wilayah dan instruktur,”ungkap Erwin Kandou.

Ketua Erwin Kandou juga mengatakan, inti dari kegiatan ini adalah menumbuhkan giro, bahwa muhammadiyah itu lahir dari akar rumput supayah kecerdasan berpikir dan moralitas itu penting.

“Pada intinya pemuda muhammadiyah yang lahir itu tidak bertolak belakang dengan pemerintah, otomatis kita selalu kontitusi persoalan pancasila yang ada, karena para sesepuh kita bagian dari tokoh nasional yang memperjuangkan kemerdekaan bangsa dan Kyai Haji Ahmad Dahlan sebagai tokoh pendidik juga pemersatu,”tukas Erwin Kandou.

Ada pun yang hadir sebagai pembawa materi dalam kegiatan BAD tersebut :
Drs. Ust. Syamsyudin Dali (Pimpinan Daerah Minahasa) Zufair lintuaseng S.Hi (Sekertaris wilayah PM) Risman Amantulu (Pimpinan wilayah PM) Ust. Abdullah Albuchari SH (Majelis Tarjih Pimpinan Wilayah Sulut) Bayu Firmansya Alif (Sekertaris PM Mitra) Ketua Panitia BAD Mitra Saiful Husain, Sekertaris Prasetyo Sumpu, Bendahara Didi Miha.

(Alfian Soriton)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.