
MANADO, Mediamanado.com – Bupati Kabupaten Talaud Sri Wahyuni Manalip (SWM), belum lama ini menerima penghargaan Indonesia Good Governance Award (IGGA) Tahun 2015, yang diberikan oleh yayasan ternama di Indonesia. Penghargaan tersebut, dipertanyakan sejumlah pihak termasuk pengamat politik dan pemerintahan di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Paasalnya, penghargaan tersebut dinilai kontroversial dengan kenyataan yang terjadi di Pemkab Talaud. Semisalnya, pelaksanaan APBD 2015 yang dilakukan Pemkab Talaud tanpa melalui tahapan sebagaimana biasanya terjadi dalam sistem pemerintahan di daerah, dimana APBD 2015 Pemkab Talaud belum mendapat kajian jelas dari pihak Povinsi.
Belum lagi beberapa kebijakan yang dinilai kontroversi semisal pengangkatan dan pelantikan Sekretaris Daerah yang tidak melalui mekanisme sistem organisasi birokrasi yang diatur undang-undang, sehingga keputusan Bupati Sri Wahyuni dinilai merusak etika pemerintahan dalam karir pejabat di pemerintahan.
Padahal keputusan untuk pengangkatan dan pelantikan pejabat eselon I haruslah berkoordinasi dengan pihak Pemprov setempat sebagaimana diatur perundang-undangan. Akan tetapi yang dilakukan oleh Bupati Talaud, justru kontroversial.
Sementara Kabag Humas Pemprov Sulut, Yahya Rondonuwu, mengatakan jika ada pejabat pemerintah di daerah yang menerima penghargaan dari lembaga pemerintahan, ini merupakan bentuk apreseasi atas prestasi dalam penyelenggaraan system dan tata kelolah pemerintahan suatu daerah.
“Normatifnya, lebih layak menilai kinerja pemerintahan itu dari lembaga pemerintahan seperti Kemendagri, KemenPAN-RB, atau lembaga-lembaga pemerintah lainnya. Saya rasa itu lebih jelas. Kalau yang lain, saya rasa masih perlu dipertanyakan,” tandasnya.
Diketahui, Bupati Talaud menerima penghargaan Indonesia Good Governance Award 2015 dari salah satu Yayasan di Indonesia, dimana penyerahan penghargaan dilaksanakan di Ballroom Oasis Amir Hotel Jakarta, pekan lalu.
Menurut Bupati Talaud, penghargaan tersebut merupakan anugerah dari Tuhan yang tentunya akan didedikasikan kepada seluruh warga Talaud.
“Penghargaan ini menjadi penyemangat kami untuk terus bekerja dalam memacu pembangunan yang ada di kabupaten Talaud,” tukasnya.





