MANADO, MediaManado.com – Bumi Nyiur Melambai Sulawesi Utara terus diupayakan agar bisa menjadi Provinsi Layak Anak.
Upaya mewujudnyatakan Provinsi Layak Anak, memanglah butuh perjuangan keras di lapangan, termasuk koordinasi berbagai program guna meraih predikat tersebut.
Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Sulut, Drs Steven OE Kandouw saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2022 di Hotel Luwansa, Kamis (26/01/2023).
Menurut Wagub Kandouw upaya itu menjadi kewajiban bersama seluruh stakeholder di daerah.
“Untuk mendapatkan kategori Provinsi Layak Anak, 15 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Sulut, semuanya harus mendapatkan gelar atau predikat Kabupaten/Kota Layak Anak,” kata Wagub Kandouw.
Ia menambahkan bahwa pada tahun 2022, dari 15 Kabupaten/Kota, baru 9 Kabupaten/Kota yang mendapatkan predikat Layak Anak. Makanya 6 Kabupaten/Kota yang sisanya, harus meraih predikat Layak Anak ini.
Wagub Kandouw berharap, kegiatan Rakor KLA ini, dapat semakin memperkaya serta memperluas cara pandang, bagaimana meningkatkan daerah untuk menjadi Kabupaten/Kota yang layak anak.
“Tahun lalu baru 9 Kabupaten/Kota yang Layak Anak, dan saya yakin tahun ini akan menjadi 15 Kabupaten/Kota Layak Anak, sehingga Sulut akan menjadi Provinsi Layak Anak,” ujarnya.
Nampak hadir, Asisten I Setdaprov Sulut, Dr Denny Mangala MSi, Kepala Dinas DP3AD, dr Kartika Devi Kandouw Tanos, MARS, Instansi Vertikal dan seluruh Dinas DP3AD Kabupaten/Kota se-Sulut.





