Terinspirasi Bom Paris, Santoso Ancam Polda Metro

oleh
Foto : Ilustrasi.

Loading

Foto : Ilustrasi.
Foto : Ilustrasi.

JAKARTA – MediaManado.com – Kelompok Santoso Abu Wardah Asysyarqi Hafidzahullah mengunggah sebuah rekaman yang kabarnya akan melakukan penyerangan ke Istana Merdeka dan Polda Metro Jaya. Pihak Polda pun masih mengecek keabsahan suara tersebut.

Pengamat militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi berharap pihak kepolisian bisa menjadi garda terdepan menghadapi ancaman teroris. Sebab, bisa saja teror yang terjadi di Paris menjadi contoh baginya untuk melakukan aksi serupa di Jakarta.

“Bisa saja serangan bom Paris menginspirasi dia untuk melakukan aksi tiruan di Jakarta. Apalagi video tersebut menampilkan klaimnya dengan membawa bendera ISIS,” kata Khairul kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (25/11/2015).

25. 11. 8. b.

Meski belum dapat disimpulkan apakah kelompok Santoso memang benar terafiliasi dengan ISIS. Khairul merasa khawatir jika Jakarta akan benar-benar mendapat teror mengingat posisinya yang banyak memiliki sasaran empuk.

Dirinya mencontohkan, ledakan yang terjadi di Alam Sutera dan Duren Sawit menunjukkan adanya celah rawan dalam hal kewaspadaan. Terlebih, kejadian yang terjadi di Mal Alam Sutera sudah dipastikan pihak kepolisian sebagai bentuk teror dari seorang warga terhadap manajemen Alam Sutera.

“Kita memiliki banyak ‘sasaran empuk’ terhadap aksi teror bersenjata. Kejadian teror di Alam Sutera dan Duren Sawit jelas menunjukkan adanya celah rawan dalam hal kewaspadaan dan deteksi dini. Terutama di sasaran-sasaran sipil,” jelasnya.

Ia menyarankan, aparat keamanan perlu memelajari apa yang salah atau tidak efektif dalam deteksi dini. Hal itu bisa dipelajari dari adanya bentuk-bentuk serangan seperti yang terjadi di Paris kemarin.

Lebih lanjut dia mengatakan, pengawasan dan deteksi dini tidak hanya mengandalkan perangkat digital bahkan teknologi canggih sekalipun. Melainkan kepekaan dan kewaspadaan dari aparat keamanan hingga lini terdepan seperti satpam dan unit keamanan.

Densus Geledah Kos Terduga ISIS

“Pihak berwenang seperti Polri, TNI, BIN dan BNPT perlu adakan simulasi beberapa model serangan yang mungkin ditiru oleh kelompok teror dalam negeri dan menguji reaksi mereka,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti terus memburu jaringan tersebut hingga tenggang waktu yang tersisa dalam operasi Camar Maleo IV.

EDITOR : INYO. R.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *