Lampaui APBD Sulut 2020, Yayasan SDK Investasi 5 Triliun di Minut

oleh
Penekanan tombol pencanangan Proyek pembangunan Fasilitasi Pendidikan dan Kesehatan oleh Yayasan SDK Sulut.

Loading

20191115_192551

MINUT, Mediamanado – Investasi mengejutkan terjadi di kabupaten Minahasa Utara, adalah Yayasan Samuel Dendeng Kambey (SDK). Tak main-main, nilai investasi tersebut melebihi pagu anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) sulawesi Utara (Sulut) tahun anggaran 2020 yang hanya sebesar Rp 4,1 Triliun.

Penekanan tombol pencanangan Proyek pembangunan Fasilitasi Pendidikan dan Kesehatan oleh Yayasan SDK Sulut.
Penekanan tombol pencanangan Proyek pembangunan Fasilitasi Pendidikan dan Kesehatan oleh Yayasan SDK Sulut.

Dimana, Yayasan SDK dengan investasinya ini, bakal membangun Sekolah khusus pertanian, Sekolah Internasional serta Rumah sakit terbesar di Sulut yang berlokasi di perkebunan Samidow Desa Lembean, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara. Hal tersebut menyusul dilakukannya pencanangan proyek Yayasan SDK Sulut yang dihadiri oleh Wakil Bupati Minut Ir. Joppi Lengkong.

Sambutan Pemerintah yang disampaikan oleh Wakil Bupati Ir. Joppi Lengkong M.Si.
Sambutan Pemerintah yang disampaikan oleh Wakil Bupati Ir. Joppi Lengkong M.Si.

Menurut Ketua Yayasan SDK, Agustien Kambey dalam sambutannya, bahwa yayasan tersebut akan membangun sejumlah fasilitas pendidikan dan kesehatan, seperti sekolah dan rumah sakit internasional terbesar dan berbeda yang ada di Sulut. “Yayasan ini berdiri sudah 4 tahun. Banyak lika-liku yang dilalui. Tentunya kami berterima kasih kepada Bapak Gubernur Sulut Olly Dondokambey, bapak Berty Kapojos yang adalah mantan ketua DPRD Minut, kalau tidak bersama dengan kami, kami yakini tidak akan bisa berjalan sampai dengan saat ini,” jelasnya.

Sambutan Anggota DPRD Sulut dari Dapil Minut-Bitung yang juga mantan Ketua DPRD Minut Berty Kapojos S.Sos
Sambutan Anggota DPRD Sulut dari Dapil Minut-Bitung yang juga mantan Ketua DPRD Minut Berty Kapojos S.Sos

Diakui Ibu Agustien bahwa, pembangunan RS dan sekolah ini sudah ada investor dengan nilai investasi sebesar 5 triliun.
“Kenapa sekolah ini akan berbeda dengan sekolah-sekolah internasional lain, karena anak-anak daerah kita tidak perlu lagi belajar ke luar negeri, karena di sekolah ini akan belajar ada 5 bahasa. Jadi tidak perlu ke Cina untuk belajar bahasa Mandarin. Tentunya kami berharap, dalam waktu dekat akan dibangun,” tutup Owner SDK ini.

POSE: Ketua Yayasan SDK Agustien Kambey foto bersama tokoh perempuan yang juga ketua dewan Kesenian Minut Jean Waturandang.
POSE: Ketua Yayasan SDK Agustien Kambey foto bersama tokoh perempuan yang juga ketua dewan Kesenian Minut Jean Waturandang.

Sementar itu, ketua Komisi 3 DPRD Sulut Berty Kapojos dalam sambutan menyampaikan selamat kepada yayasan ini, karena sudah turut membangun Minut di bidang pendidikan dan kesehatan.
“Sebagai anggota dewan, saya mengucapkan selamat atas dicanangkan proyek SDK. Semoga dapat menciptakan sumberdaya manusia yang berkompeten dari Minut. Semoga Minut makin diberkati,” jelas Kapojos yang adalah mantan ketua DPRD Minut 2 periode.
Turut hadir dalam Pencangan proyek yayasan SDK Sulut Wakil Bupati Minut Ir. Joppi Lengkong, Anggota DPRD Provinsi Sulut Berty Kapojos dan Hengky Honandar serta ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia Ibu Novianty dan tamu undangan lainnya. (swp)