MITRA, Mediamanado.com– Sebanyak 102 Mahasiswa dari Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) Manado angkat 145, gelar Kuliah Kerja Terpadu (KKT) di Kecamatan Pasan, Kabupaten Minahasa Tenggara. Diterima langsung oleh, Kepala Kecamatan Pasan Andrew Jowangkay, SE, MM. Bertempat di Kantor Kecamatan Pasan, Jumat 28 November 2025.
Adapun sambutan yang dibawakan Kepala Kecamatan Pasan Andrew Jowangkay, SE, MM mengatakan,Kuliah Kerja Terpadu (KKT) merupakan bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu.
“Saya mengucapkan, selamat datang buat para adik-adik Mahasiswa Kuliah Kerja Terpadu (KKT) UNSRAT angkatan 145. Silakan adik-adik berinovasi di setiap desa yang nantinya akan dibagi di 11 desa yang ada di Kecamatan Pasan,” ujar Jowangkay.
Dikatakan Jowangkay, Kecamatan Pasan yang terdiri 11 Desa, begitu banyak kegiatan pemerintah Desa yang bisa adik-adik Mahasiswa lihat dan dipelajari.
“Lewat inilah saya berharap, adik-adik bisa menyesuaikan dan membaur dengan keadaan warga masyarakat yang ada di Desa. Silakan berinovasi,” ungkap Jowangkay.
Kesempatan tersebut dirinya berharap, hasil dari program KKT ini akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi pemerintah desa serta masyarakat dan mahasiswa Unsrat.
“Kami menyambut dengan bangga kehadiran adik-adik mahasiswa. Silahkan menyesuaikan diri dengan situasi di desa dan kiranya banyak manfaat yang bisa dipetik dan dipelajari lewat kegiatan ini di desa,” pungkasnya.
Dirinyapun berharap, seluruh warga masyarakat yang ada di 11 Desa di Kecamatan Pasan. Bisa menerima dengan baik, para adik-adik Mahasiswa yang nantinya akan melaksanakan KKT.
“Mari kita sambut adik-adik Mahasiswa KKT Unsrat angkatan 145 dengan baik, seperti kita menyambut keluarga kita sendiri,” ajak Jowangkay.
Dikesempatan tersebut, Jowangkay memintakan kepada adik-adik Mahasiswa. Agar bisa mendukung apa yang menjadi program dari Bapak Bupati Ronald Kandoli dan Wakil Bupati Bapak Fredy Tuda.
“Bupati Bapak Ronald Kandoli terus berupaya meningkatkan sektor pembangunan,mulai dari pelayanan publik, kesehatan, pendidikan, peningkatan ekonomi masyarakat, pengembangan pertanian, digitalisasi desa, hingga penguatan tata kelola pemerintahan. Karena itu perlunya dukungan dari semua pihak, termasuk didalamnya para adik-adik mahasiswa,” tutup Jowangkay. (CIA)






