BITUNG, Mediamanado.com – Kasus ketidak profesionalan terjadi dalam penyelenggaraan Car Free Day (CFD) Pemerintah Kota Bitung.
Pemerintah Kota Bitung dinilai tidak bertanggung jawab. Pasalnya, penyewaan Sound System di kegiatan CFD tersebut sejak bulan Mei hingga Oktober, sampai saat ini belum juga terbayarkan.
Kepada Mediamanado.com, Jumat (5/12/2025) Pemilik Sound System, Rusni Sumaila, menyampaikan kekecewaanya terhadap Pemerintah Kota Bitung, yang menurut dia sudah merugikan usahanya.
“Iya, 6 bulan Sound System saya dipakai Pemkot untuk kegiatan CFD setiap hari sabtu totalnya ada 21 hari dikalikan biaya sewa 1,5 juta, jadi total biaya penyewaan 31 juta 500 ribu yang harus dibayarkan,” ujar Sumaila.
Lanjut Sumaila, Upaya upaya mencari kejelasan pembayaran sewa Sound System sudah dilakukan, namun anehnya ketika betemu Kepala Bagian Umum, Bagian Umum menyampaikan bahwa tidak ada anggaran pembayaran Sound System, setau mereka itu hanya disumbangkan saja. Kemudian upaya lanjutanpun dilakukan sampai ke Wakil Walikota, Walikota Bitung, dan Sekot Bitung.
“Invoice yang dimintakan Sekot Rudy Theno, pada saat pertemuan di bulan November atas dasar arahan Walikota Bitung dan Wakil Walikota Bitung itu sudah saya berikan. Tapi terkesan hanya janji palsu, sampai saat ini belum ada uang yang masuk. Dan dampak keterlambatan pembayaran ini sangat sekali berpengaruh terhadap para pekerja saya, kasihan keluarga meraka yang berharapkan imbalan dari saya untuk menghidupi keluarga mereka, apalagi saat ini memasuki perayaan Natal. Saya minta dengan tegas secepatnya ini dibayarkan. Pemerintah Kota Bitung wajib bertanggung jawab jangan sengsarakan kami, kalau tidak saya Somasi Pemkot Bitung,” tutup Sumaila dengan nada kecewa, mengakhiri pembicaraan dengan media ini.





