60 Wartawan Sulut Ikuti Pelatihan Jurnalistik Pra UKW Secara Virtual

oleh
Pelatihan Jurnalistik Dewan Pers - LPDS secara virtual, Rabu (07/07/2021).

Loading

Pelatihan Jurnalistik Dewan Pers - LPDS secara virtual, Rabu (07/07/2021).
Pelatihan Jurnalistik Dewan Pers – LPDS secara virtual, Rabu (07/07/2021).

 

MANADO, MediaManado.com – Sebanyak 60 wartawan di Sulawesi Utara (Sulut) mengikuti Pelatihan Jurnalistik pra Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan Dewan Pers (DP) bekerjasama dengan Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS) secara virtual, Rabu (07/07/2021).

Kegiatan sesuai jadwal berlangsung dari pukul 09.00 – 16.00 wita, dibuka Ketua Dewan Pers, Mohammad Nuh diwakili Ketua Komisi Pemberdayaan Organisasi Dewan Pers, Asep Setiawan.

Pelatihan Jurnalistik pra UKW terdiri atas 3 bagian dengan menampilkan pemateri yang memiliki rekam jejak handal dalam dunia Jurnalistik.

Ketiga pemateri yakni Asep Setiawan memaparkan materi Filosofi Jurnalisme, Hendrayana SH, MH soal materi Kode Etik Jurnalistik dan Hukum Pers dan Rustam Fachri untuk materi Liputan Investigasi. Pemaparan materi dan diskusi berlangsung lancar.

Asep Setiawan memaparkan, Filosofi Jurnalisme harus dipahami secara mendasar sebagai sebuah kerja, baik mengumpulkan, menguji, menciptakan dan mempresentasikan berita dan informasi yang benar dan faktual melalui media cetak, media siaran maupun media siber bagi masyarakat.

Dalam menjalankan kerja Jurnalistik, kata Asep Setiawan, tidak lepas selain dari profesionalitas yang dimiliki seorang wartawan, tetapi hati nurani juga menjadi pedomannya.

Pemateri kedua, Hendrayana SH, MH soal materi Kode Etik Jurnalistik dan Hukum Pers menegaskan, kerja Jurnalistik berdasarkan aturan akan mendapatkan perlindungan sebagaimana diatur dalam Kode Etik Jurnalistik dan UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

Direktur Eksekutif LPDS inipun menegaskan agar profesi mulia sebagai seorang wartawan, jangan dicampuradukkan dengan profesi lainnya (LSM), agar terhindar dari konflik kepentingan.

Sedangkan pemateri ketiga soal Liputan Investigasi oleh Rustam Fachri, justru mengajak wartawan untuk bekerja secara teliti, hati-hati dan memiliki data atau informasi awal dan bekerja secara teratur dan terencana untuk mendapatkan informasi atau data lebih akurat saat melakukan investigasi di lapangan.

Mengakhiri pemaparan materinya, Rustam Fachri berharap dalam menjalankan tugas jurnalistik, marwah sebagai seorang wartawan profesional, patutlah dijaga.

Materi yang disajikan ketiganya dikupas lebih mendalam melalui diskusi tanya jawab dari para peserta. Diskusi inipun dipandu Maskur Abdullah selaku moderator.

Sementara itu, Jeane Rondonuwu selaku mitra lokal UKW Dewan Pers-LPDS di Kota Manado mengatakan, Pelatihan Jurnalistik pra UKW ini akan menghasilkan 54 peserta yang siap mengikuti UKW pada waktu yang akan dijadwalkan Dewan Pers – LPDS. (Ferry)