Hari Pertama FPSL 2026, Pasangan Wisatawan Inggris Terpikat Aksi Kabasaran dan UMKM di Bitung

oleh

Loading

BITUNG, Mediamanado.com – Hari pertama pelaksanaan Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) 2026 di Kota Bitung mulai menarik perhatian wisatawan mancanegara. Salah satunya pasangan suami istri asal Inggris, Paul dan Jou, yang datang untuk menikmati kemeriahan festival tersebut.

Dalam wawancara bersama Mediamanado.com, Paul dan Jou mengungkapkan bahwa tujuan kedatangan mereka ke Kota Bitung adalah untuk menyaksikan langsung berbagai atraksi budaya dan aktivitas ekonomi masyarakat yang ditampilkan dalam FPSL 2026.

“Iya, kami kemari melihat aksi Kabasaran dan UMKM,” ungkap Paul saat diwawancarai Mediamanado.com.

Ketertarikan pasangan wisatawan tersebut terhadap atraksi Kabasaran dan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menunjukkan bahwa FPSL tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat lokal, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi ekonomi Kota Bitung kepada wisatawan asing.

Paul mengungkapkan, mereka berencana menghabiskan waktu kurang lebih 14 hari di wilayah tersebut. Selama berada di Bitung, keduanya akan melanjutkan perjalanan untuk mengunjungi sejumlah destinasi wisata sebelum kembali ke negara asal mereka, Inggris.

Kehadiran wisatawan mancanegara pada hari pertama FPSL 2026 menjadi salah satu momentum untuk memperkenalkan daya tarik pariwisata Kota Bitung kepada dunia internasional.

Festival Pesona Selat Lembeh diharapkan dapat menjadi wadah promosi budaya, pariwisata, serta produk UMKM lokal, sekaligus memberikan peluang bagi masyarakat untuk memperkenalkan potensi daerah kepada pengunjung dari berbagai negara.

Dengan perpaduan atraksi budaya, produk UMKM, dan potensi wisata bahari, FPSL 2026 menjadi salah satu kesempatan bagi Kota Bitung untuk memperkuat daya tariknya sebagai destinasi wisata di Sulawesi Utara.