Inal Berbagi di Tengah Duka Kebakaran Bitung, 16 KK Terima Bantuan

oleh

Loading

BITUNG, Mediamanado.com — Di tengah duka akibat kebakaran yang menghanguskan 16 rumah warga di Pateten, Lorong Dua, Kota Bitung, kepedulian datang dari pengusaha asal Bitung, Reynaldy Ibrahim, yang akrab disapa Inal.

Inal turun langsung menyalurkan bantuan makanan dan uang tunai kepada 16 kepala keluarga (KK) yang terdampak musibah kebakaran tersebut, Jumat (16/10/2026).

Bantuan ini menjadi secercah harapan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda dalam peristiwa nahas yang diperkirakan terjadi sekitar pukul 02.00 WITA, saat sebagian besar warga masih terlelap.

Dalam aksi sosial itu, Inal menyerahkan 150 kotak makanan serta bantuan uang tunai untuk membantu meringankan beban para korban.

“Jangan dinilai dari sedikitnya bantuan ini, tapi niat tulus yang dalam,” ujar Inal.

Rezeki sebagai Titipan untuk Sesama

Bagi Inal, berbagi bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan bentuk rasa syukur atas rezeki yang dipercayakan Tuhan kepadanya.

Ia meyakini bahwa rezeki yang dimiliki tidak semata-mata untuk dinikmati sendiri, tetapi juga dapat menjadi berkat bagi orang lain, terutama mereka yang sedang menghadapi kesulitan.

“Untuk membagikan rezeki yang Tuhan titipkan melalui saya, karena apa yang saya miliki bukan milik saya pribadi, melainkan milik orang banyak yang dititipkan melalui saya,” ungkapnya.

Inal berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan para korban, sekaligus memberi kekuatan bagi keluarga yang kini harus memulai kembali kehidupan mereka setelah kehilangan rumah dan barang-barang berharga.

Kepeduliannya tidak berhenti sampai di situ. Ia juga berencana kembali mengunjungi warga terdampak untuk memberikan bantuan pakaian.

“Insya Allah saya akan balik lagi memberikan bantuan pakaian dewasa, pakaian anak, buku, dan pemper untuk semua warga yang terkena musibah ini,” katanya.

Harta Benda Ludes, Warga Terharu Terima Bantuan

Di balik bantuan yang disalurkan, tersimpan kisah pilu warga yang kehilangan hampir seluruh harta benda mereka.

Fatmawati, salah satu warga terdampak, menyampaikan rasa terima kasih kepada Inal atas kepedulian yang diberikan kepada keluarga korban.

“Terima kasih banyak, Bapak Inal, sudah membantu kami semua yang terdampak musibah,” ungkap Fatmawati.

Dengan suara bergetar, Fatmawati menceritakan bagaimana api melahap barang-barang berharga milik keluarganya, mulai dari televisi, kulkas, pakaian hingga dokumen penting.

“Semua terbakar, Pak,” ucapnya sambil menangis.

Bagi warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda, bantuan makanan dan uang tunai bukan hanya soal memenuhi kebutuhan mendesak. Kepedulian itu juga menjadi pengingat bahwa mereka tidak menghadapi musibah seorang diri.

Aksi Inal menunjukkan bahwa di tengah bencana, kehadiran dan ketulusan untuk membantu dapat memberikan kekuatan bagi sesama.

Ia berharap kepedulian serupa terus tumbuh, sehingga warga yang tertimpa musibah dapat perlahan bangkit dan kembali menata kehidupan mereka.