Foto Canggung Putin dan Obama Jadi Bahan Pembicaraan

oleh
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden AS Barack Obama terlihat canggung dalam foto yang diambil pada Sidang Umum PBB. (Foto: Reuters)

Loading

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden AS Barack Obama terlihat canggung dalam foto yang diambil pada Sidang Umum PBB. (Foto: Reuters)
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden AS Barack Obama terlihat canggung dalam foto yang diambil pada Sidang Umum PBB. (Foto: Reuters)

NEW YORK – MediaManado.com – Sebuah foto dari pertemuan dua pemimpin dunia, Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Amerika Serikat (AS) di sidang umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York menjadi bahan pembicaraan di dunia maya.

Dalam foto tersebut tampak Obama menjulurkan tangannya kepada koleganya, Putin dengan wajah yang tampak dipaksakan tersenyum. Sedangkan Putin tampak berdiri tanpa menyambut uluran tangan tersebut dan memandang Obama dengan tatapan aneh.

Kesan canggung yang tampak dari foto tersebut tampaknya menggambarkan hubungan antara kedua pemimpin negara yang berseteru itu. Baik AS maupun Rusia sama-sama berdiri di pihak yang berseberangan dalam beberapa isu yang kini menjadi perhatian dunia.

AS masih kesal dengan pengambilalihan Krimea oleh Rusia dan menuduh Negeri Beruang Merah itu memberikan dukungan militer kepada kelompok pemberontak di Ukraina. Sedangkan Rusia marah atas sikap AS dan negara Barat yang berusaha menjatuhkan sekutunya Presiden Bashar Al Assad di Suriah melahirkan ketegangan antara dua negara adi daya tersebut.

Pembicaraan yang dilakukan keduanya di sela Sidang Umum PBB, 28 September 2015 lalu bertujuan untuk membicarakan beberapa isu yang diharapkan dapat mencairkan hubungan keduanya.

“Pertemuan hari ini sangat konstruktif, praktikal, dan tidak seperti dugaan saya, jelas. Kami mendapatkan banyak kesamaan, namun ada juga perbedaan. Hal ini telah banyak diketahui, jadi tidak perlu saya ulangi lagi,” kata Putin sebagaimana dilansir Russia Today, Rabu (30/9/2015).

Menurut Juru Bicara Kremlin, Dmtry Peskov, salah satu isu yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah mengenai keterlibatan AS dalam pusat informasi yang dibentuk oleh Rusia, Iran, Irak, dan Suriah untuk menghadapi kelompok militan ISIS.

EDITOR : INYO. R.