
ROMA MediaManado.com – Pada Senin 16 Mei 2016, Paus Fransiskus memberikan kritikannya pada negara Barat karena telah menyebarkan demokrasi versi sendiri (Barat) di negara-negara seperti Irak dan Libya.
Dilaporkan, ia mengatakan hal tersebut ketika diwawancarai oleh media cetak La Croix. Sang Sri Paus menuturkan bahwa (warga) Eropa seharusnya mengintegrasikan diri dengan para imigran.
Ia bahkan memuji terpilihnya seorang Muslim menjadi Wali Kota London dan sang paus mengatakan ini adalah contoh integrasi yang sukses.
“Menghadapi terorisme berbasis Islam saat ini, kita harus mempertanyakan cara dari demokrasi yang terlalu Barat yang diekspor ke negara-negara di mana terdapat kekuatan besar, seperti di Irak atau Libya, di mana terdapat struktur (pemerintahan) kesukuan,” ujar Paus Fransiskus, sebagaimana dilansir dari Reuters, Selasa (17/5/2016).
“Kita tidak bisa langsung melangkah tanpa memperhitungkan masalah kultur setempat,” tuturnya.
“Seperti kata warga Libya baru-baru ini, ‘kami terbiasa dengan satu Khadafi, namun sekarang memiliki 50 (seperti Khadafi),” papar sang Paus.
Memang Paus Fransiskus kerap mengkritisi keputusan negara-negara Barat yang cenderung mengkolonisasi negara-negara di Timur Tengah dengan paham politik versi mereka (Barat).
EDITOR : INYO R.





