
MANADO, MediaManado.com – Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara yang dinahkodai dr Debie KR Kalalo MSc PH terus memacu program Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Sulut Drs Steven OE Kandouw (ODSK) selama 4 tahun terakhir memimpin Provinsi Sulut.
Optimalisasi kinerja instansi ini menjadikan masyarakat Sulut untuk hidup sehat merupakan pula bagian dari misi program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK) di sektor Kesehatan.
Menurut dr Debie Kalalo, hal itu terlihat dari sejumlah capaian kinerja dalam kurun waktu 4 tahun ODSK pimpin Sulut, diantaranya; Eliminasi Malaria terus mengalami peningkatan dari 2 Kabupaten/Kota pada tahun 2016, kini menjadi 6 Kabupaten/Kota pada tahun 2019.
Untuk Prevalensi Stunting dari 35% menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada tahun 2013, secara bertahap turun menjadi 25,3%, Riskesdas pada tahun 2018.
“Selain itu, terdapat peningkatan angka harapan hidup, dimana sebelumnya berada pada angka 71,02 di tahun 2016, menjadi 71,26 pada tahun 2018. Juga program Imunisasi anak usia 0 -1 yang mendapatkan imunisasi lengkap dari 80,2% pada tahun 2016, menjadi 94,5% di tahun 2019,” kata dr Kalalo.
Selain itu, terdapat pula tren penurunan atas Kasus Kematian Ibu sebanyak 54 kasus pada tahun 2016, menjadi 44 kasus di tahun 2019.
Demikian halnya terjadi pada Kasus Kematian Balita, dimana pada tahun 2016 terdapat 266 kasus, namun pada tahun 2019 hanya terjadi 137 kasus.
Upaya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulut terus menyasar desa-desa dengan menghadirkan Pos Binaan Terpadu (posBindu), yang pada tahun 2016 terdapat di 195 desa, namun pada tahun 2019 menjadi 596 desa yang memiliki posBindu.
Upaya Pemerintahan ODSK menjadikan masyarakat Sulut menjadi masyarakat yang sehat, maka dihadirkanlah dan dikembangkan sejumlah sarana dan prasarana memadai seperti menghadirkan layanan Rumah Sakit (RS) Kelas B sebagai Pusat Rujukan Kesehatan di Provinsi Sulut.
ODSK juga melalui Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulut bekerja keras mengembangkan RS Mata sebagai Pusat Rujukan Kesehatan Mata di Indonesia Bagian Timur.

Selain itu, dilakukan pembangunan RS Jiwa sebagai Pusat Rujukan Kesehatan Jiwa di Indonesia Bagian Timur.
“Pengembangan sarana dan prasarana memadai dilakukan juga pada RSUD Noongan sebagai RS Rujukan Regional, pengembangan RSUD Bitung dan bantuan pembangunan RSUD Kota Kotamobagu sebagai RS Rujukan Regional. Ini yang terus dilakukan agar pelayanan kesehatan bagi masyarakat bisa dipenuhi,” ungkap dr Kalalo.
Tidak ketinggalan juga, tambah dr Kalalo, bahwa ODSK terus menghadirkan sejumlah layanan kesehatan, diantaranya menghadirkan Pelayanan Klinik Mata, pengembangan Poliklinik kantor Gubernur menjadi Klinik Pratama.
Juga menghadirkan Pelayanan Kegawatdaruratan Terpadu melalui Public Safety Center (PSC) 119. Public Safety Center (PSC) merupakan layanan cepat tanggap darurat kesehatan, layanan ini merupakan hasil kerja sama dengan Kabupaten/Kota dalam penanganan Kegawatdaruratan di Provinsi Sulut.
Dinas Kesehatan Sulut juga menghadirkan pelayanan pengaduan Hallo Sehat 1500-568 dan menghadirkan informasi publik tentang kesehatan melalui layanan Suara Radio Streaming ‘Suara Sehat Sulut’.
DR Debie Kalalo menambahkan bahwa dari target 95% persentase obat dan perbekalan di fasilitas kesehatan, telah terealisasi 100%, malahan sampai 105,02% dari target.
Demikian halnya status Puskesmas Terakreditasi mencapai 178 Puskesmas pada tahun 2019, yang pada tahun 2016 hanya terdapat 20 Puskesmas Terakreditasi, atau 91,2% dari total 195 Puskesmas.
Begitu pula dengan status Rumah Sakit (RS) Terakreditasi dari 11 RS pada tahun 2016, kini menjadi 41 RS Terakreditasi atau mengalami peningkatan 87,2 % dari 47 Rumah Sakit.
Atas upaya dan kerja keras serta koordinasi yang dilakukan, maka sejumlah penghargaan berhasil diraih, dimana pada tahun 2017 terdapat 6 Kabupaten/Kota Sehat dan pada tahun 2019 terdapat 11 Kabupaten/Kota Sehat, plus Provinsi Sehat.
Terjadi pula peningkatan cakupan Universal Health Coverage (UHC) dari 77,2% pada tahun 2017, menjadi 99,3% di tahun 2019.
“Pemerintahan ODSK di sektor Kesehatan, akan terus bekerja keras sambil mengkampanyekan Gerakan Masyarakat (Germas) Hidup Sehat. Sulut Sehat, Sulut Hebat,” tandas dr Debie Kalalo. (Ferry)





