
MINUT, Mediamanado- Event yang tidak memiliki manfaat langsung kepada masyarakat namun menelan anggaran yang tidak sedikit ini mendapat sorotan warga. Dimana, pawai mobil hias tanaman pangan yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) khususnya pada Dinas Pangan, berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun mediamanado, telah menelan anggaran miliaran rupiah.
“Kami protes terhadap kebijakan Pemkab Minut yang terkesan terlalu menghambur-hamburkan anggaran dengan membuat pawai mobil hias tanaman pangan yang mencapai Rp 1 miliar lebih. Ini sama saja membuat program yang tidak ada manfaatnya, apalagi mobil yang ikut pawai ini hanya sedikit,” ungkap Novry warga Airmadidi Minut, Rabu (19/2) kemarin.
Dia menambahkan, seharusnya pemerintah Minut juga harus mengevaluasi kegiatan yang sama yang dilakukan tahun lalu, ini sama sekali tidak memberikan keuntungan dan manfaat bagi masyarakat luas hanya segelintir orang.
“Ini kan sama saja pemerintah Minut hanya memanfaatkan kegiatan kemudian mengambil keuntungan sepihak. Kami juga minta aparat hukum dapat mengusut mengenai anggaran pawai mobil hias ini, yang kurang lebih 1 miliar lebih,” tegasnya yang sehari-hari bekerja di salah satu perusahaan swasta ini.
Ketua DPRD Minut Denny Kamlon Lolong saat dimintai tanggapan terkait sorotan warga terhadap penggunaan anggaran yang terkesan tidak menyentuh langsung kepada masyarakat ini, menyebutkan kalau pihaknya akan mengecek. “Karena ini menjadi sorotan warga, Hal ini akan kami kroscek dengan instansi terkait. Penggunaan anggaran harus sesuai dengan peruntukan. Kami berharap, setiap satuan kerja selaku mitra kerja kami, agara dapat memanfaatkan anggaran sesuai peruntukannya dan dapat bermanfaat bagi masyarakat,” tutur Delon sapaan akrab Ketua Dewan.
Sementara itu, Kadis Pangan belum berhasil dimintai keterangan terkait penggunaan anggaran pada kegiatan pawai pangan. Apalagi dalam waktu dekat, akan ada kegiatan yang sama akan dilaksanakan. (swp)





