Gugus Tugas Covid-19 Kota Bitung Perketat Protokol Kesehatan

oleh
Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bitung. Foto: FK

Loading

Walikota Bitung Maximilian Jonas Lomban, yang juga Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Bitung saat memimpin Rakor Percepatan Penanganan Covid-19, Selasa (14/07/2020). Foto: FK
Walikota Bitung Maximilian Jonas Lomban, yang juga Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Bitung saat memimpin Rakor Percepatan Penanganan Covid-19, Selasa (14/07/2020). Foto: FK

 

BITUNG, MediaManado.com – Akibat angka kasus terkonfirmasi Positif Covid-19 terus mengalami peningkatan, Ketua Gugus Tugas Covid-19, Maximilian Jonas Lomban, yang juga Walikota Bitung menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) percepatan penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 bertempat di BPU Kantor Walikota, Selasa (14/07/2020).

Rapat ini dihadiri Wakil Walikota Maurits Mantiri, Kapolres Bitung AKBP FX Winardi Prabowo, Kajari Bitung, Frengky Son, Sekda Audy Pangemanan, serta para pejabat Pemkot Bitung dan para Camat.

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Max Lomban memaparkan sejumlah kelurahan yang masuk kategori Zona Merah, Zona Kuning dan Zona Biru.

Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bitung. Foto: FK
Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bitung. Foto: FK

Ia pun merinci Zona Merah yaitu Kelurahan Pakadoodan, Kelurahan Kadoodan dan Kelurahan Apela Dua.

Zona Kuning yaitu Kelurahan Pateten Dua, Madidir Unet, Sagerat Weru, Winenet Satu, Sagerat, Madidir Weru, Girian Atas, Bitung Barat Dua, Girian Indah, Paceda, Bitung Barat Satu, Pateten Dua dan Manembo-nembo Atas.

Zona Biru yaitu Kelurahan Tendeki, Wangurer Timur, Manembo – nembo Tengah, Girian Bawah, Bitung Timur, Pateten Tiga, Bitung Tengah, Papusungan, Madidir Ure, Kakenturan Satu, Pinokalan dan Aertembaga dua.

“Hari ini penderita pasien positif di Kota Bitung telah menembus tiga digit menjadi 103 pasien Positif. Jumlah ini diprediksi masih akan terus bertambah dalam beberapa hari kedepan. Berbeda dengan beberapa kota lain di Indonesia, trend peningkatan pasien positif di Kota Bitung tampaknya baru saja dimulai. Hal ini harus menjadi signal kewaspadaan bagi kita semua untuk lebih mawas diri dan berhati-hati,” ujar Walikota Bitung ini saat konfrensi pers.

Menurut dia, hal ini tentunya menjadi keprihatinan Pemerintah Kota Bitung, karena jumlah warga yang positif terjangkit Covid-19 di Kota Bitung belum menurun, tapi justru meningkat tajam, bahkan sejumlah Kecamatan dan Kelurahan sebelumnya nol kasus positif, kini malah sudah ada warganya terjangkit.

“Data terakhir pada hari Senin 13 Juli 2020, jumlah warga Kota Bitung yang positif Covid-19 sudah mencapai 103 orang. Padahal dua minggu sebelumnya, hanya 36 orang. Artinya dalam rentang 14 hari ini ada kenaikan 186 persen. Jumlah warga Kota Bitung yang meninggal akibat Covid-19 juga meningkat dari 2 orang menjadi 6 orang. Kenaikan 200 persen kematian ini, menjadikan Case Fatality Rate atau angka kematian akibat Covid-19 di Kota Bitung sebesar 6,06 persen, dimana angka ini melampaui angka nasional yang hanya 4,76 persen,” papar Walikota Lomban.

Foto: FK
Foto: FK

Ia pun mengatakan tidak ada orang yang kebal terhadap Covid-19 tanpa mengikuti Protokol Kesehatan.

Untuk itu, Orang Nomor Satu di Kota Bitung ini mengajak masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan terkait Covid-19.

Selain itu, Pemkot Bitung melalui Gugus Tugas Covid-19 akan melakukan 3 hal pokok di wilayah atau kelurahan yang masuk kategori Zona Merah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 seperti melakukan penyemprotan rutin di zona merah, penerapan protokol kesehatan dan pengawasan ketat di tempat-tempat umum, rumah ibadah, kafe, restoran, sarana perbelanjaan, dan pemberian suplemen kesehatan bagi warga di radius 20 meter atau yang berada di dalam jarak terdekat dengan tempat ditemukannya kasus positif Corona.

“Semoga kenyataan ini dapat membuka mata masyarakat Kota Bitung, ternyata Covid-19 bukan hanya hoaks, dan bisa menjangkiti serta membunuh siapa saja. Saya memberi apresiasi khusus kepada semua pihak, seluruh tim Gugus Tugas, Paramedis, Polri dan TNI, PMI, para relawan, para wartawan dan semua pihak yang turut terlibat dalam membantu di masa pandemi Covid-19 ini,” ungkap Walikota Lomban.

Ia pun menyampaikan siaga 5 M pada masyarakat Kota Bitung;

– Memakai masker,

– Menjaga jarak hingga 2 meter dalam semua aktifitas,

– Mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir sesering mungkin,

– Makan makanan bergizi, dan olahraga teratur untuk menjaga imunitas tubuh,

– Mendoakan untuk kesehatan bersama. (Tim)