JAKARTA, MediaManado.com – Nama Dr. Soni Sumarsono, MDM masih cukup melekat pada banyak kalangan di Sulawesi Utara, termasuk BARMAS.
Mantan Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan dan mantan Plt. Gubernur DKI Jakarta yang pernah menjadi Penjabat Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) selalu mengikuti perkembangan di tanah Nyiur Melambai.
Dr. Soni Sumarsono, MDM pada kamis (10/09/2020) pagi sempat berhubungan telfon dengan Taufik M Tumbelaka yang dikenal sebagai Pengamat Politik Sulut.
Soni Sumarsono sempat berbicara sekitar 9 menit dengan Taufik Tumbelaka tentang banyak hal, salah satunya tentang perkembangan Organisasi Masyarakat (Ormas) Adat, Barisan Masyarakat Adat Sulawesi Utara (BARMAS).
“Pak Soni Sumarsono berpesan agar BARMAS dapat menjadi perekat di tengah dinamika politik yang berkembang jelang Pilkada Serentak. Beliau berpesan agar BARMAS jangan terjebak dinamika politik praktis yang saat ini sedang dalam tahapan menuju Pilkada 09 Desember 2020”, tutur Taufik Tumbelaka.
Himbauan ini disambut baik Ketua Umum BARMAS, Tonaas Wangko Decky Maengkom melalui Sekjen BARMAS, Jemmy Tambun.
“Terima kasih untuk Bapak Soni Sumarsono yang telah mengingatkan kami, BARMAS tidak berpolitik, sesuai arahan Ketua Umum BARMAS bahwa yang diutamakan adalah stabilitas daerah dan ini sesuai dengan arahan Pak Soni Sumarsono,” ujar Sekjen BARMAS, Jemmy Tambun.
Diketahui, DR Soni Sumarsono MDM saat bertugas di Provinsi Sulut, dianugerahiĀ gelar adat ‘Tonaas Wangko Umbanuaā oleh Majelis Kebudayaan Adat Minahasa.
Gelar adat Tonaas Wangko adalah simbol tertinggi di tanah Toar Lumimuut, yang diberikan kepada sejumlah tokoh yang dinilai memiliki kepedulian pada adat budaya dan pemimpin daerah yang peduli pada masyarakat. (Ferry)







