MANADO, MediaManado.com – Di tengah pandemi Covid-19, berbagai upaya terus dilakukan pemerintah untuk keselamatan, sekaligus kelancaran aktivitas demi mendukung pemenuhan ekonomi dan kebutuhan masyarakat.
Bagi Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE, kebutuhan masyarakat untuk bergelut meningkatkan ekonomi, jangan sampai mengabaikan kesehatan. Keduanya harus berjalan bersama-sama. Karena baik ekonomi maupun kesehatan, sangatlah penting.
Hal itu disampaikan Gubernur Olly saat meresmikan laboratorium biomolekuler berstandar Biosafety Level 2 plus WHO terbesar se-Indonesia Timur di Gedung Poliklinik Universitas Sam Ratulangi Manado, Jumat (11/09/2020).
Untuk itu, Orang Nomor Satu di Bumi Nyiur Melambai ini mengimbau seluruh masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19 serta terus membudayakan pola hidup sehat dan bersih, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
“Mari kita sama-sama menjaga hal seperti ini agar supaya Sulut terbebas dari hal-hal yang kita tidak inginkan bersama. Karena ekonomi dan kesehatan harus berjalan bersama-sama, tidak ada yang lebih dulu. Karena kalau kita melakukan protap sangat ketat, berdampak juga kepada kegiatan perekonomian di Sulut. Akan tetapi kalau kita cuma memikirkan ekonomi, dampaknya juga bisa kita lihat banyak hal yang bisa merugikan kesehatan kita,” tandas Gubernur Olly.
Selain itu, Gubernur Olly memberi apresiasi kepada jajaran Akademika Unsrat Manado yang terus bersama Pemerintah Daerah menangani masalah Covid-19 melalui kehadiran Laboratorium Biomolekuler di Sulut dalam rangka mempercepat penanganan pandemi Covid-19.
Laboratorium Biomolekuler ini berstandar Biosafety Level 2 plus WHO terbesar se-Indonesia Timur yang mampu memeriksa sebanyak 1.000 sampel Covid-19 per hari.
“Jadi saya kira dengan berdirinya lab yang ada di Unsrat ini kita dapat mendeteksi dari awal pandemi ini penyebaran dimana-mana. Kalau 5 mesin 1x mulai, torang hidupkan sekaligus, berarti per hari bisa 1000 torang dapat sampel, dengan lab-lab yang lain bisa 4 ribu sampel sekaligus per hari bisa dapat hasil, sehingga torang bisa melakukan di wilayah-wilayah pandemi,” kata Olly usai meresmikan Laboratorium Biomolekuler Unsrat.
Gubernur Olly juga mengapresiasi Sumber Daya Manusia (SDM) di laboratorium telah tersertifikasi internasional dan diakui oleh CDC US dan WHO.
“Terimakasih buat Ibu Rektor bersama jajarannya yang sudah berpartisipasi bersama pemerintah untuk melakukan kegiatan-kegiatan pencegahan Covid-19. Selain itu, kemampuan Sumber Daya Manusia yang ditempatkan di Laboratorium Biomolekuler telah diakui badan kesehatan dunia,” ungkap Gubernur Olly. (Ferry/*)






