Konbes XXIII GP Ansor; Gubernur Olly: Terimakasih Memilih Sulut Barometer Kerukunan Nasional

oleh

Loading

20200919_002722_640x365

 

MINAHASA, MediaManado.com –  Pembukaan Konferensi Besar (Konbes) XXIII Gerakan Pemuda (GP) Ansor Tahun 2020 di Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara yang dilaksanakan secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat (18/9/2020) oleh Presiden RI Joko Widodo, berjalan lancar.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE mengapresiasi GP Ansor yang telah mempercayakan Sulut menjadi tuan rumah Konbes XXIII ini.

“Kami ucapkan terima kasih kepada GP Ansor yang sudah memilih Sulut sebagai lokasi penyelenggaraan konbes,” kata Gubernur Olly.

Orang Nomor Satu di Bumi Nyiur Melambai ini menilai, dipilihnya Sulut sebagai lokasi pelaksanaan Konbes XXIII GP Ansor sangat tepat dengan pertimbangan historis dan aktualisasi.

OLLY DONDOKAMBEY SE, Gubernur Provinsi Sulawesi Utara
OLLY DONDOKAMBEY SE, Gubernur Provinsi Sulawesi Utara

Apalagi Sulut merupakan barometer kerukunan nasional dan menjadi daerah yang terus merawat kerukunan dan toleransi antar umat beragama hingga saat ini.

Selain itu, Minahasa sebagai lokasi kegiatan kali ini merupakan juga salah satu kabupaten di Sulut yang menjadi peletak dasar gerakan kerukunan dengan datangnya para ulama-ulama Jawa dan Sumatra di Minahasa, antara lain Kiai Mojo, Pangeran Diponegoro dan Imam Bonjol.

Gubernur Olly juga mengakui peranan dan eksistensi GP Ansor dan semua pihak dalam mendukung pembangunan bangsa, termasuk pembangunan Sulut.

Ia pun memaparkan beberapa capaian positif berhasil ditorehkan di Sulut, diantaranya antara lain, prtumbuhan ekonomi Sulut yang sejak tahun 2016 sampai 2019 selalu berada pada angka rata-rata 6%. Bahkan dalam masa pandemi Covid-19 di tahun 2020, perekonomian Sulut secara kumulatif (pada semester I) masih bertumbuh positif pada angka 0,38%.

Ketua Umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas
Ketua Umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas

Selain itu, angka kemiskinan mampu ditekan hingga berada pada angka 7,51% di tahun 2019 dari sebelumnya 8,98% pada tahun 2016.

“Bahkan IPM Sulawesi Utara juga terus mengalami peningkatan, dari angka 71,05 pada tahun 2016 menjadi 72,99 pada akhir tahun 2019,” ungkapnya

Dijelaskan, sinergitas dan dukungan dari GP Ansor di daerah sangat dibutuhkan, terutama dalam menangani pandemi Covid-19, yang mengharuskan semua pihak saling mendukung dalam penanganannya agar aktivitas kegiatan dapat berlangsung seperti biasanya.

“Saya berharap kita semua akan senantiasa
bersinergi dalam kemajuan bangsa dan daerah, serta senantiasa patuh terhadap protokol kesehatan, bahkan menjadi pelopor bagi masyarakat dalam menerapkan physical distancing, dalam penggunaan masker, dan dalam pembudayaan pola hidup sehat,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan terima kasih atas dukungan Gubernur Sulut terhadap penyelenggaraan Konbes XXIII GP Ansor.

FB_IMG_1600446191136

“Kami ucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan Bapak Gubernur Olly Dondokambey sehingga konbes GP Ansor bisa berjalan lancar,” katanya.

Pria yang akrab disapa Gus Yaqut ini memastikan bahwa Ansor sebagai bagian anak bangsa akan terus melakukan aksi-aksi nyata membantu pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 dilakukan dengan pembentukan Gugus Tugas di semua tingkatan dari pusat hingga ranting.

Bekerjasama dengan berbagai pihak, lanjutnya, Gugus Tugas ini membagikan jutaan masker, APD untuk tenaga medis, serta mendistribusikan ratusan ribu bantuan sosial (bansos) ke masyarakat dan pondok pesantren.

Untuk membantu kesulitan siswa sekolah dalam mengakses pembelajaran jarak jauh (PJJ), jelas Gus Yaqut, kader Ansor secara mandiri menyediakan lebih dari 3.000 titik WiFi gratis di berbagai penjuru nusantara.

Gus Yaqut optimis dengan kolaborasi aktif tersebut maka semua elemen bangsa akhirnya akan memiliki kesadaran dan tanggung jawab bersama menghadapi pandemi Covid-19.

Adapun pembukaan konbes XIII GP Ansor turut dihadiri jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw dan peserta konbes dari seluruh Indonesia. (Ferry/*)