TOMOHON, MediaManado.com – Walikota Caroll JA Senduk dan Wakil Walikota Wenny Lumentut (Caroll-Wenny menyampaikan sejumlah penegasan yang penting kepada jajaran ASN Pemkot Tomohon saat Rapat Perdana bertempat di lantai III Mall Pelayanan Publik Wale Kabasaran, Senin (01/03/2021).
Dalam rapat ini, Walikota Caroll Senduk mengatakan bahwa Caroll-Wenny kalau diperkenankan Tuhan maka masa jabatan yang akan dijalani sekitar 3 tahun setengah.
“Untuk itu kami berdua akan mempergunakan waktu yang singkat untuk merubah Kota Tomohon ini, dan perubahan itu tentu mulai dari torang, bapak ibu harus berubah terutama dalam pelayanan kepada masyarakat itu harapan kami. Karena Kota Tomohon ini perlu perubahan, mulailah dari diri kita sendiri,” kata Walikota Senduk.
Ia menambahkan bahwa ada banyak hal yang harus dibuat terlebih terkait program dan vivi/misi Caroll-Wenny.
“Itu torang pe janji kepada masyarakat. Harus torang penuhi lebih cepat lebih baik. Tentu harus ditopang oleh bapak/ibu. Mulai hari ini kerja, kerja dan kerja, kerjakan dengan apa yang sudah dipercayakan kepada bapak ibu. Sebagai ASN sebagai kepala SKPD, apapun tugas bapak ibu harus mengetahui tupoksi masing-masing, kerjakan apa yang menjadi tupoksi masing-masing,” tandasnya.
Ia pun menegaskan bahwa fungsi koordinasi antar SKPD patut dilakukan.
“Minta maaf, selama ini dalam pengamatan kami kurang koordinasi antar setiap SKPD, jadi diharapkan harus ada saling koordinasi. Torang ini semua itu pelayan jadi tolong perhatikan baik-baik itu. Dalam pelaksanaan tugas dari bapak ibu, kami juga menyadari bahwa banyak hal mungkin dirasakan kadang-kadang ndak sesuai hati nurani, oleh sebab itu kami harapkan jangan sampe ada babise pa kita laeng, babise dengan pak pak Wenny laeng,” terangnya.
“Saya dan pak Wenny ditugaskan di Tomohon ini dalam kebersamaan sampai dengan akhir masa jabatan. Bapak ibu sebagai ASN, dalam tugas perubahan kepemimpinan itu biasa, tetapi tugas bapak ibu tetap harus sama sebagai seorang abdi negara. Jadi harapan kami tunjang terus tu program yang torang ada beking sesuai Visi Misi, torang harapkan kebersamaan ini,” ungkap Walikota Senduk.
Ia pun menyinggung soal rolling pejabat sebagai hal yang biasa terjadi dalam roda managemen organisasi pemerintahan.
Sementara Wakil Walikota Wenny Lumentut menyinggung ASN yang tidak tinggal di Tomohon.
“Kalau tidak tinggal di Tomohon, dievaluasi. Karena seorang pejabat tinggi di Tomohon harus tinggal di Tomohon, tidak boleh tinggal di luar Tomohon,” tandas Wawali Lumentut.
“Saya dan pak Caroll akan bergandengan tangan untuk mengawal Kota Tomohon dalam rangka menuju kearah yang lebih baik. Kami datang bukan untuk mencari-cari kesalahan, kami datang untuk melakukan hal-hal yang baik tentu dengan bapak dan ibu sekalian. Pak Caroll sempat sebutkan ada rolling dan semacamnya, dalam waktu dekat ini akan ada asessment esselon III, Esselon II tentu berdasarkan profesionalisme dan kompetensi. Tidak ada kebencian,” terangnya.
Wawali pun menegaskan sinergitas antara Pemprov Sulut dan Pemkot Tomohon dalam menjadikan Kota Tomohon lebih baik lagi kedepan.
“Karena dengan adanya sinergitas dengan propinsi Sulut, Pak Gubernur tidak segan-segan untuk mengucurkan anggaran, bantuan buat pemerintah Kota Tomohon,” imbuhnya.
“Saya tidak menjelekkan penjabat lama, pemerintahan lama, banyak sudah yang dilakukan dengan baik-baik, tetapi masih ada kurang-kurang sedikit torang beking, isi tu kurang kong beking lebih baik lagi. Oleh sebab itu saya ingin tambahkan sedikit secara gambaran umum saja di tengah pandemi covid, instansi-2 terkait harus lebih betul betul fokus karena Tomohon Cuma Kota Kecil selalu ribut-ribut berita,” ungkapnya.
“Saya mendapat laporan banyak kelurahan-kelurahan kosong sekarang ini harus diperhatikan karena instruksi Mendagri sampai di tingkat kelurahan harus diperhatikan, tentu butuh kebersamaan torang samua yang jelas seluruh pejabat pejabat terkait torang monitor, ada lebih terinci akan dijalankan oleh pak sekda ada prinsip punisment and reward. Orang yang bekerja tentu torang hargai,” tandasnya.
Ia pun minta kepada selurah ASN agar melayani masyarakat, melakukan tupoksinya dengan sebaik mungkin.
“Selamat bekerja, mungkin ada asesmen dalam waktu ini untuk esselon II dan kepada tenaga kontrak. Dan Direksi Perusahan Daerah harus memberikan kontribusi bagi pendapatan asli daerah,” tutup Wawali Lumentut.
Sedangkan Pj Sekda Kota Tomohon Jemmy Ringkuangan, AP. M.Si dalam arahannya menegaskan apa yang telah disampaikan oleh Walikota dan Wakil Walikota kepada seluruh Jajaran Pemerintah Kota Tomohon yang pada intinya adalah mengedepankan totalitas pengabdian pada masyarakat dan Pemerintah Kota Tomohon sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing.
Rapat ini dihadiri oleh Para Asisten, Staf Ahli, Kepala Dinas, Kepala Badan, Kepala Kantor, Kepala Bagian, Camat, Dirut PD Pasar, Dirut PDAM dan Direktur RSUD Anugerah Tomohon. (*/fr)









